Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Atasi Masalah Sampah, Pemimpin Jakarta Nanti Harus Bisa Lakukan Ini

oleh
oleh
(Kiri-kanan) Moderator, My Gunawan; Narasumber Praktisi dan Pakar Sampah, Amir Hamzah, Bagong Suyoto, dan M. Sodiq. (Dok. sketsindonews.com)
756 pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kembali Forum Jakarta Baru gelar diskusi publik dengan tema ‘Mengelola Sampah, Mengatasi Banjir’, di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (11/8). Hadir sebagai Narasumber Praktisi dan Pakar Sampah, Bagong Suyoto, Amir Hamzah, dan M. Sodiq.

Pada kesempatan tersebut, Bagong Suyoto memaparkan bahwa yang selama ini terjadi adalah pengiriman sampah ke Bantar Gebang semakin meningkat, dan menurutnya hal tersebut menunjukkan bahwa Jakarta belum berhasil menyelesaikan permasalahan sampah.

“DKI jika mengirim sampah ke bantar gebang hanya 20% (dari yang selama ini) maka itu sudah berhasil,” ujarnya.

Gambar

Sementara, Amir Hamzah meyakini bahwa persoalan yang akan ditemui oleh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang adalah terkait pengolahan sampah.

Untuk itu, menurutnya pemimpin DKI nantinya harus segera melihat apa saja yang tidak dijalankan dalam pengelolaan sampah, sementara hal tersebut merupakan syarat penting dalam pengelolaan sampah.

“Seperti pergub yang menentukan angkutan sampah, tapi saat ini tidak ada, Masalah regulasi, serta ketentuan-ketentuan yang dilakukan dalam memenuhi regulasi tadi,” papar pria yang dikenal selalu mengkritisi Gubernur sebelum-sebelumnya.

Penanggulangan masalah sampah, kata Amir tidak akan berjalan baik jika tidak melibatkan masyarakat.

“Ada perilaku masyarakat dan aparat pemda yang harus kita rubah dalam menangani masalah sampah,” pungkasnya.

Dalam proses industrial, M. Sodiq meyakini bahwa DKI Jakarta harus segera melaksanakan program Intermediate Treatment Facility (ITF), sebuah program pengolahan sampah yang tengah banyak dilakukan dibeberapa negara dan sangat berhasil.

“Segera mungkin melaksanakan ITF,” kata pria yang sudah puluhan tahun bergelut dalam penanganan sampah tersebut.

Sementara untuk penanganan yang terjadi di Jakarta saat ini, secara tegas dia mengatakan masih sangat lemah. “Sampah itu regulasinya lemah dan terlihat tidak serius,” tegasnya.

(Eky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap