1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Mahasiswa Dan Civitas Akademika Serentak ‘Lawan Radikalisme’ Pada Hari Sumpah Pemuda

oleh
25K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi seluruh Indonesia tanggal 25 – 26 September 2016 di Bali, yang diikuti Iebih dari 3.000 Pimpinan perguruan tinggi dan ditutup oleh Presiden Joko Widodo telah menghasilkan sejumlah rekomendasi clan program tindak lanjut, di antaranya kesepakatan untuk menggelar aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 28 Oktober 2017, bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda.

Gelaran acara dalam bentuk kuliah akbar dan orasi kebangsaan, serta pembacaan Deklarasi PT melawan radikalisme, rencananya akan dilakukan di 350 kabupaten/kota pada 34 propinsi dengan melibatkan 4,5 juta peserta, terdiri dari pimpinan perguruan tinggi dan civitas akademika baik mahasiswa, dosen, serta Staf di perguruan tinggi. Kegiatan ini dilakukan di hadapan awak media hari kamis (5/10/17) di Hotel Alia, cikini, Jakarta.

Tujuan strategis dari acara ini yaitu, Pertama, mempertegas sikap perguruan tinggi se-lndonesia bersama civitas akademika di masing-masipg kampus untuk melawan radikalism intoleransi, serta menjadi benteng bagi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal lka dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gambar

Kedua, mensosialisasikan secara Iebih luas di kalangan civitas akademika di masing – masing kampus khususnya, pada masyarakat pada umumnya mengenai isi Deklarasi Kebangsaan Perguruan tinggi melawan Radikalisme, dengan bedandaskan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Hal tersebut di sampaikan Prof. Drs. HM. Shirozi, Ph.D mengatakan, pada momen tersebut akan ada orasi ilmiah dari tokoh-tokoh nasional tentang semangat di dalam sumpah pemuda. Kemudian ada pembacaan deklarasi melawan radikalisme yang akan dibacakan oleh seluruh civitas akademika termasuk mahasiswa se-Indonesia.

“Kita ingin merevitalisasi khususnya mahasiswa menjadi bagian yang produktif membangun bangsa kita menjadi negara yang betul-betul berdaulat dan sejahtera,” ucap Shirozi.

Pimpinan Perguruan Tinggi yang tergabung lainnya Dr. Maruarar Siahaan, SH., MH  rektor dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) menjelaskan bahwa aksi ini sebagai bukti bahwa perguruan tinggi akan bersama-sama membantu pemerintah melawan radikalisme.

“Tidak kita akan biarkan pemerintahan sekarang sendirian untuk memelihara butir-butir bangsa yang sangat bernilai yakni UUD, Pancasila dan NKRI juga Bhinneka Tunggal Ika,” tutur Maruarar.

Di Jakarta aksi ini akan dipusatkan di lapangan Monas atau Lapangan Banteng.  Sementera di daerah lainnya dilakukan dengan pilihan tempat yang disesuaikan dengan kondisi objektif dan subjektif masing-masing wilayah.

(Edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap