Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Rumah Hunian Kos Menjadi Incaran Biduk Kenapa…

5.1K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Rumah kos menjadi incaran program Binaan Kependudukan (Biduk) Sudin Dukcapil Kota Jakarat Pusat, terutama rumah kos
berderet (mewah) yang sudah menjadi bisnis pengusaha kos – kosan selain menjadi incaran tinggal bagi warga  tanpa identitas

Banyak wilayah elite bagi pemilik rumah kos yang tidak melapor selain admiministrasi kependudukan ijin tinggal bahkan illegal kepemilikan rumah kos tanpa ijin dalam  peruntukannya.

interogasi.pmks.andri.cpt.operasi.doc

Gambar

Seperti rumah mewah di 3 RT di RW 02 Cempaka Putih Barat Cempaka Putih di lakukan pengecekan oleh petugas gabungan terpadu.

Dari haail operasi Biduk terjaring
54 warga tanpa identitas dan langsung di berikan pendataan dan SKDS oleh Dukcapil.

Camat Cempaka Purih Andri Ferdian di sela operasi Biduk bersama Kasudin Kependudukan H. Remon Masadian mengatakan, ada dasar kenapa rumah kos dalam giat pembinaan pendudukan.

Pertama, rumah kos sudah pasti menjadi incaran bagi pendatang atau pindah kos dalam kawasan elite di Cempak Putih, seiring banyaknya warga membuat bisnis ini menjadi lebih empuk dan terus berkembang dari potensi hasil penataan kota.

Kedua, pembangunan rumah kos dalam awalnya juga merubah peruntukan fungsi dalam kapasitas ini warga juga enggan untuk melapor ijin dari fungsi sesungguhnya yang ada.

Ketiga, kurang sadarnya bagi pemilik kos dalam mobilisasi penduduk rumah kos bagi hunian yang setiap waktu berubah mutasi (pindah masuk) serta menjadi tinggal tetap warga daerah, ucap Andri. (28/9)

Sementara Kasudin Dukcapil H. Remon Masadian Sementara itu, H. Remon Mastadian menyatakan, operasi Biduk digelar sebagai langkah tertib administrasi kependudukan.

Bagi yang ber KTP daerah langsung dilayani pembuatkan Surat Keterangan Domisili Sementara (SKDS). “Kita langsung berikan SKDS bagi warga yang KTP diluar DKI Jakarta,” kata H. Remon.

reporter : inong

 

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap