Erick Tohir : Sudah Saatnya Kita Ofensif dan Melakukan Mengkapitalisasi Kubu Lawan

oleh
89.1K pembaca

Jakarta sketsindonews  – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, menyebut pihaknya selalu mendapat serangan dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sebagai serangan baliknya, timses pasangan nomor urut 01 itu akan melakukan ofensif (mengkapitalisasi) masa lalu Prabowo-Sandiaga sebagai salah satu ssrangan balik ( counter attack)

“Kemudian apa yang sudah dilakukan mereka di masa lalu dan akan dibawa ke masa sekarang, itu akan kami kapitalisasi. Jadi kita sudah nggak mau diam lagi, kita nggak mau lagi mengalah, kita nggak mau lagi ngerasa selalu harus santun,” kata Erick Tohir dalam.rapat jubir TKN.(14/12)

“Bukan berarti kita akan kasar, tapi kita akan mengatakan setop SARA, setop hoax, setop fitnah. Jangan lakukan itu karena kami akan lakukan serangan balik kalau kalian tetap melakukan itu karena dasarnya adalah, jelas, berdasarkan hukum dan undang-undang.”

Jadi, kalau mereka melanggar hukum, melanggar undang-undang, ya kita akan proses

Pokoknya swkarang sudah saatnyabkita menyerang, tandas Erick.

Erick sempat menyatakan selama ini kubu Jokowi-Ma’ruf Amin selalu mendapat serangan dari pihak lawan. Kini mereka memodifikasi strategi yang tidak lagi bertahan, tapi juga menyerang.

Sementara Jubir TKN Irma menyebut ada strategi yang beda dari TKN untuk melakukan serangan. TKN akan mengangkat soal pelanggaran HAM masa lalu.

“Oh ya, kita ada perubahan strategi. Kemarin kita nggak ribut soal misalnya penculikan dan pelanggaran HAM, kita sekarang akan bicara itu juga. Kalau kemarin mereka mengkapitalisasi soal isu PKI, kita akan mengkapitalisasi soal isu pelanggaran HAM masa lalu. Ya, kan?” kata Irma.

Ketua DPP NasDem itu menyebut strategi TKN selanjutnya adalah akan agresif melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan berita hoax dan merugikan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Laporan yang akan dilakukan TKN, ditegaskannya, bukan bentuk kriminalisasi.

“Bukan mengkriminalisasi, jangan salah. Kan ini sedikit-sedikit, kalau kita laporkan ke polisi, larinya mengkriminalisasi, sementara mereka melakukan kesalahan-kesalahan, mereka melakukan pelanggaran, tapi mereka nggak mau buat mengkriminalisasi hukum, padahal mereka yang melakukan kriminalisasi hukum,” kata Irma.

reporter : nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap