Jakarta, sketsindonews – Akhirnya Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) mempertanyakan TPS Ramah Lingkungan Jalam Dakota Raya Kebon Kosong hingga saat ini tak jelas fungsinya dan hanya sebagai pajangan serta menjadi lahan parkir bagi kendaraan Sudin LH Jakarta Pusat.
Secara tegas sumber PPKK mengatakan, sejak dibangunnya TPS belum mendapat gambaran detail buat apa lahan 1000 M2 yang secara phisik telah di bangum tapi tak menyelesaikan problem bagi kawasan kami bahkan warga Kemayoran terkait masalah sampah, ujarnya. (23/1)
Padahal, PPKK sudah jauh-jauh hari mengingatkan untuk kejelasan tentang fungsi TPS ramah lingkungan yang dibangun Suku Dinas (Sudin) LH Jakarta Pusat yang mulai dibangun pada tahun 2017.
Ini masih menjadi evaluasi pihak (PPKK) apalagi pihak mereka (red.Sudin LH Jakarta Pusat) hingga saat ini terkait lahan itu belum sepenuhnya jelas untuk tertuang dalam sebuah MoU hak guna pakai.
Kedua, kata sumber. “Sampai saat ini belum berfungsi TPS yang katanya ramah lingkungan itu. Sarana dan prasarana juga seperti alat mesinnya sampai sekarang belum datang,”
Terlihat hanya buat penyimpangan gerobak sampah dan parkir mobil, konsep ramah lingkungan secara mekanistik tak ada, segi ramah lingkungan dimana, tanyanya.
Anehnya Sudin LH mau minta lahan lagi kan jadi lucu, sementara itu saja hanya buat parkir.
Yang jelas pihak kami melalui dirut PPKK akan memantau bahkan mengevaluasi ulang keberadaan TPS ramah lingkungan bagaimana fungsinya mempunyai kontribusi atau tidak baik bagi kawasan Kemayoran dan warga sekitar, tandasnya.
reporter : nanorame






