Jakarta, sketsindonews – Operasi Biru Cipta Kondusif 3 pilar Kecamatan Kemayoran di gelar dalam melakukan titik penyusuran kerawanan sosial kawasan Kemayoran.
Sebanyak 75 pasukan gabungan terdiri dari unsur 3 pilar (Polri, TNI, Trantib), para Lurah se Kecamatan Kemayoran, Citra Bhayangkara, Siskomas ikut berperan sebelumnya dilakukan apel di Halaman Kantor Polsek Kemayoran berlangsung tadi malam dinihari. (17/3).

Dalam keterangan Kapolsek Kemayoran Kompol Syaiful Anwar di dampingi Camat Kemayoran Asep Mulyaman, Danramil Mayor (Arh) Didik menyatakan, kegiatan ini telah menjadi rutin setiap hari libur dalam menyusuri kawasan kerawanan sosial di tengah malam, ungkapnya.
Ada 3 hal penting dalam kegiatan 3 pilar diantaranya, antisipasi tawuran di tengah masyarakat, balapan liar serta tongkrongan kaum muda yang bisa memicu menjadi kearah kriminal.
Kedua, kondisi saat ini jelang pemilu 2019 perlu kita jaga terkait intensitas suhu politik yakni bagaimana 3 pilar melakukan antisipasi lebih dini dari peran gangguan keamananan dimasyarakat serta gangguan keamanan negara dari ancaman pelaku teror.
Penanganan hasil operasi biru ini nantinya sesuai dengan SOP antar kordinasi sesuai kasus yang kita temukan dalam menjaring cipta kondusif baik oleh TNI – Polri, terang Syaiful.
Secara bersamaan Camat Kemayoran Asep Mulyaman menambahkan, dalam operasi ditandai sirene biru patroli tentunya sebagai tanda agar masyarakat juga segan dengan adanya operasi antisipasi kerawanan terlebih menjurus pada tindakan pelanggaran norma hukum kantibmas, tuturnya.
Begitu pula Danramil Mayor (Arh) Didik pihaknya TNI akan mengawasi gerakan apapun yang melanggar dalam jelang tahun politik terlebih kesiapan kita menjaga keamanan dalam operasi biru.
Dengan bantuan elemen gabungan serta dari berbagai kumunitas diharapkan peran TNI – Polri terus bisa menjaga rasa aman selama berlangsungnya pemilu 2019, tutup Didik.
nanorame







