1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

People Power Bila Terjadi Sekelompok Akan Membuat Kegaduhan

39.7K pembaca

Jakarta, sketsindonews –  Mabes Polri menyatakan jika “people  power ” terkait ketidakpuasan atas hasil pemilu berlangsung. Ini bisa menjadi kekacauan oleh sekelompok teror untuk melakukan situasi kegaduhan Kota Jakarta

Menurut Karo Penmas Polri Brigjend Dedi Prasetyo, kelompok yang dikomandani SL alias Solihin ini berencana menyasar bila terjadi people power atau masyarakat umum bukan dengan alasan politik melainkan dengan alasan, memanfaatkan momentum lain yakni untuk menimbulkan kegaduhan yang lebih luas dan memancing dan menarik (massa lain) sehingga (ketidakpuasan) akan lebih luas lagi.”

Lanjut Dedi, mereka akan memanfaakan momentum ketidakpuasan atas hasil Pemilu khususnya di Jakarta sehingga ketika Jakarta ada unjuk rasa, melakukan anarkis, atau chaos, ini momentum mereka untuk melakukan aksi bom bunuh diri atau aksi terorisme, ujarnya kepada awak media. (5/5)

Gambar

“Sehingga bisa jadi pemantik bagi kelompok lain untuk melakukan hal yang sama. Jika ada kejadian people power maka mereka langsung melakukan aksi terorisme”.

Mereka juga berencana menyerang pos polisi di Jatiasih, Bekasi yang sudah digambar untuk di serang. Baik dengan tembak atau bom yang meledak untuk merampas senjata polisi baik dilukai atau dibunuh,” tegas Dedi.

Kelompok Solihin dipastikan berbeda dengan jaringan teror “lone wolf ” yang tidak terstuktur dan umumnya terpapar melalui media sosial, membaiat diri sendiri, dan lalu ikut serta dalam aksi teror dengan senjata tajam atau merakit bom sendiri.

Kelompok Solihin diyakini terkait dengan pentolan JAD Amman Abdurrahman yang saat ini tengah menjalani proses hukum. Solihin sudah eksis sejak 2014 dan namanya muncul disejumlah aksi teror seperti Bom Thamrin dan rusuh di Mako Brimob sebagai catatan peristiwa teror Di Jakarta. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap