Lepas Porprov ke III 2019, Atlit Jakarta Pusat Targetkan Naik Peringkat

oleh
60.1K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Sudin Olahraga Kota Jakarta Pusat lakukan kegiatan pelepasan atlit dalam menghadapi Porprov ke III 2019 yang nantinya akan dilaksanakan pada 24 Juni – 29 Juni 2019 oleh Dinas Olahraga DKI Jakarta.

Dalam pelepasan atlit, pelatih serta kontingen (official) dengan jumlah 653 orang langsung di hadiri Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara sekaligus melepasa dan menyampaikan pesannya dihadiri para atlit di Halaman Kantor Walikota Jakarta Pusat. (22/6)

Bayu Meganthara, mengatakan, ini merupakan ajang prestasi pelajar Jakarta Pusat untuk dapat menyumbangkan medali menjaga nama Jakarta Pusat di event Porprov 2019.

Prestasi ini juga diharapkan pelajar Jakarta Pusat bisa ikut Tingkat Popnas di Papua sehingga merupakan kebanggaan kita semua, tukas Bayu Mega.

Bayu.lepas porprov III tahun 2019

Ini juga menjadi kesempatan para atlit atau pelajar sehingga prestasi ini bisa menjadi jalur cepat dalam memilih pendidikan dalam bentuk rekomendasi penerimaan sekolah, karena itu merupakan apresiasi dari pemda DKI Jakarta.

“Motto Jakarta Pusat Bangkit, Jakarta Pusat Juara dan Jakarta Pusat Jaya untuk dijadikan motivasi para atlit yang nantinya bisa berjibaku di ajang event Porprov DKI,” tandasnya.

Target Medali Jakarta Pusat Realistis

Sementara Kasi Okahraga Kota Jakarta Pusat Uha Suhari menuturkan pihaknya tlkah melakukan pemetaan terhadap
cabang olahraga yang bisa meraih peluang medali dari pembinaan yang sudah dilakukan baik pekan olaharaga Tingkat Kota serta pembinaan sslama kurun waktu sebulan lebih bagi kontingen atlit, tuturnya.

Sebanyak 10 cabang olahraga kita ikutkan terdiri dari cabang permainan diantaranya, Sepak Bola, Bola Voli, Bola Basket, Tenis Meja dan Sepak Takraw.

Untuk cabang bela diri adalah Pencak Silat, Karate dan Taekwondo. Di harapkan Kota Jakarta Pusat untuk kali ini bisa menaikan peringkat dari tahun sebelumnya urutan 5 tahun 2018, dan tahun ini bisa lebih baik dsngan target masuk 4 hingga 3 besar, jelas Uha.

Kata Uha ini sangat beralasan dengan berbagai sarana dan prasarana menjadikan kendala atlit Jakarta Pusat untuk lebih prestasi karena lapangan (GOR) menjadi salah satu faktor dibandingkan wilayah lain.

“Jadi kita harus realistis dalam memacu atlit dari kondisi kekurangan yang ada,”

Ini semua tergantung dari para atilt berdisiplin dan seluruh kontingen untuk menunjukan prestasi, selain nantinya dapat berkontribusi menjadi atlit Nasional iru kita tidak pungkiri merupakan hasil pembinaan, terang Uha.

nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap