Jakarta, sketsindonews – Sapaaan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad pada warga membuat warga tanpa sungkan melakukan pendapatnya terkait penataan perubahan pembangunan Pulau Seribu yang saat ini peningkatan Wisata local maupun Asing terus meningkat.
Hallo sseamat pagi Indonesia , saat sapaan itu muncul dari bibir sang Bupati Murad. Saat dirinya langsung meninjau melihat secara langsung atas kondisi darmaga saat “Weekend”.
Coba lihat itu Dermaga ini sangat padat turun naik wisatawan mrnuju wisata Jembatan Pengantin, Pantai Perawan (Pulau Pari), Pantai Sakura, Semak Mangrove dengan jembatan mencapai 1500 M (Pulau Untung Jawa), kepada sketsindonews.
Secara sigap “saya mau tanya mereka para wisatwan berkunjung ucap Murad.
Wisatwan tetkejut saat dirinya mengatakan saya Bupati disini dan kami hanya ingin selalu mengingatkan para Wisatawan untuk menjaga nilai – nilai pantai dan menjaga kebersihan lokasi spot destinasi, kata Murad.
Dirinya pun mengakui sengaja keliling bersepeda untuk melihat kondisi wilayah melakukan kepekaan untuk menjadi sesuatu . bahkan tak urung banyak wisatwan meminta betselfi ria dengan sosok sang Bupati.

Menurut Ketua RW 04 Pulau Pari Sahrul saat bincang dengan sketsondonews mengatakan sosok Murad ditengah warga sangat familiar selain dirinya memiliki inovasi – inovasi menggerakan pemahaman warga untuk kreatif, tukasnya.(29/9)
Pemikiran Murad sangat komstruktif dimana warga pulau Seribu tak semudah untuk merubah stigma modernisasi terhadap konteks Pulau Seribu menjadi Kabupaten dan pantai pariwisata Nasional.
Tapi Murad mampu meramu bagaimana Wilayah religius ini dapat berkembang seiring dinamika masyarakat untuk memacu kemajuan kepulauan dan perkembangan modern dari peradaban jaman, kata Sahrul.
Harapannya kata Sahrul, peran pejabat Kabupaten kini telah secara sungguh memacau gerakan Wisata sebagai kekuatan ekonomi masyarakat local walau tidak pula menghilangkan kultur karakter warga pulau untuk lebih baju dan berkembang, tutupnya
nanorame







