Jakarta, sketsindonews – Sudin Perumahan Rakyat Kota Jakarta Pusat diperkirakan penataan RW Kumuh di lingkungan padat menjadi prioritas untuk tahun 2020, sebanyak 12 RW dari hasil CIP (Colaborative Identity Program ) tahun sebelumnya akan dilaksanakan di beberapa titik wilayah Kelurahan.
Hal ini diungkapkan Kasi Perumahan Kota Jakarta Pusat, Sugeng di sela tinjauan di lapangan penataan RW kumuh di Kelurahan Galur.
Dia mengatakan, CAP (Community Action Plan) 23 titik RW katagori kumuh berat dan sedang menjadi proses target untuk dijalankan pada tahun 2021.
“Jadi nanti tahapan secara fisik tahun 2020 kita jalankan CIP hanya 12 RW diantaranya Kelurahan Karet Tengsin, Kebon Melati, Bungur, Menteng, Johar Baru, Tanah Tinggi, Utan Panjang dan Kelurahan Mangga Dua Selatan,” kata Sugeng, Kamis (12/12/19).
“Kemudian CAP pada tahun 2021 hal yang sama kita lakukan seperti seperti turun kewilayah untuk melakukan Survey, melaksanakan Forum Diskusi Grup (FGD) bersama masyarakat, sosialisasi serta akhir melakukan pembuatan gambar tekhnis dan RAB,” tambahnya.
Sedangkan untuk CIP tahun 2021 23 RW meliputi Kelurahan Karet Tengsin, Kebon Melati, Petamburan, Kebon Kacang, Kampung Bali, Menteng, Pegangsaan, Mangga Dua Selatan, Karang Anyar, Kampung Rawa, Tanah Tinggi dan Kelurahan Galur.
Sugeng kembali menegaskan program penataan RW kumuh akan berjalan maksimal jika semua pihak masyarakat untuk secara aktif.
“Ini kan program colaboratives tentunya implementasi identity harus didukung warga sehingga proses ini apa yang sudah dianggarkan dapat memenuhi sasaran secara baik,” jelasnya.
(Nanorame)






