1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Optib Masker Satpol PP Jakarta Pusat Akan Razia di Tingkat Lingkungan Warga dan Perkantoran

oleh
7.6K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kasatpol PP Kota Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengemukakan dalam upaya penegakan Pergub 51 Tahun 2020 pelanggaran dari fungsi protap kesehatan dalam lingkup psbb, pihaknya selama 2 minggu program Ok Prend telah menjaring pelanggaran baik lingkup kantor dan masyarakat sebanyak 5.005 orang dengan sangsi administrasi denda dan sosial mencapai 87,5 juta rupiah bagi pelanggar.

“Kini kami rubah strategi dengan menamai “Operasi Tertib Masker” akan kami jalankan bagi tingkat lingkungan tinggal bagi pelanggar tanpa masker serta kantor,” ujarnya, Selasa (4/8/20).

Seperti kasus De Cost Gambir tanpa protoker kesehatan lakukan secara diam – diam membuka loker (lowongan kerja) setelah tim lakukan investigasi ternytaa tak ada protap kesehatan bagi perusahaan setempat menjalankan kerumunan, maka kita kenakan denda 10 juta rupiah.

Gambar

Optib Masker Lingkup Warga Akan di Razia

Untuk saat kedepan Satpol PP Jakarta Pusat kini sedang membuat jadwal bagi operasi tertib masker dilingkungan tinggal yang nantinya diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak Lurah Camat setempat untuk menunjuk lokasi optib masker dilingkungan warga di jalankan bersama – sama.

Dimana titik rawan warga pelanggaran akan kami operasi baik denda maupun sanksi sosial pada lingkup tinggal warga, karena di situlah letak pelanggaran banyak dilanggar kewajiban tanpa masker.

“Kami herharap optimalisasi ini berjalan dengan dorongan organisasi plat merah maupun para tokoh agama, masyarakat dalam menjalankan kegiatan optib masker,” harapnya.

Kegiatan ini tak akan berjalan baik menjalankan efek jera bagi masyarakat jika seluruh komponen tokoh warga tak ikut turun berpartisipasi bersama Satpol PP. Diketahui keterbasan personil dalam tindakan Satpol PP punya keterbatasan personil sehingga perlu SKPD terlibat aktif ikut mengawasi seperti Sudin Tenaga Kerja, Sudin Kesehatan bagi pelanggar optib protap kesehatan.

Evaluasi Satpol PP sementara pada tingkat lingkup pasar, rumah makan, publik pengendara serta Kantor sudah mulai pada level baik untuk ikuti protap kesehatan, walaupun sisi lain lingkup kerumunan PKL masih saja tak patuh.

Seperti laporan diterima kami melalui media bahwa PKL Johar Baru malam hari depan Kantor Kecamatan Johar Baru, serta tempat kongkow anak muda masih banyak pelanggaran baik oleh warga dan pedagang.

“Maka optib masker nantinya akan dilakukan malam hari atau sore di tingkat lingkungan mengingat pelanggaran ini kini lebih banyak pada strata komunitas ini,” jelas Bernard.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap