Beasiswa Santri, Impian Bupati Pamekasan Wujudkan Generasi Hebat

oleh
42.6K pembaca

Pamekasan, sketsindonews – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam merealisasikan program beasiswa santri. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menyerahkan bantuan uang tunai kepada santri yang jadi perwakilan di Pendopo Agung Ronggo Sukowati, Jumat (7/8/20). 

Dari 63 pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan yang menjadi mitra pemerintah, jumlahnya tidak sama antara satu pesantren dengan pesantren lain. Ada pesantren yang mendapat jatah 20 orang, 30 orang santri dan yang paling banyak jumlahnya mencapai 80 orang. 

Beasiswa santri ini diberikan pemerintah semata untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari hari. Termasuk peralatan belajar. Nilai jumlahnya adalah Rp 500 ribu. 

Menurut Bupati Baddrut, pemberian beasiswa santri merupakan upaya Pemkab Pamekasan untuk menciptakan generasi hebat dan berdaya saing dengan generasi santri daerah lain. 

“Selain memiliki ilmu agama juga memiliki ilmu umum lain yang bermanfaat untuk menciptakan generasi masa depan bertaqwa, mandiri dan kreatif,” kata Baddrut kepada sejumlah wartawan. 

Penerima program beasiswa santri tersebut terbagi tiga kategori. Di antaranya, santri berasal dari keluarga miskin namun memiliki semangat untuk mondok atau menjadi santri, santri yang memiliki prestasi, dan santri penghafal Alquran. 

Santri yang akan mendapatkan beasiswa ini adalah santri lulusan lembaga pendidikan tingkat SD atau MI yang akan melanjutkan pendidikannya kejenjang pendikan tingkat SMP atau MTs. 

“Selama menjalani masa pendidikan di pondok pesantren mereka mendapat bimbingan dari tim pendamping yang ditunjuk secara khusus. Sementara jumah santri terbanyak sebagai penerima dari santri keluarga miskin,” ujar dia. 

Sekadar diketahui pada tahun anggaran 2020 ini, Pemkab Pamekasan menyediakan anggaran miliran rupiah untuk program beasiswa santri. Tercatat untuk tahun 2020 ini sebanyak 2.000 santri yang disediakan.

(Adv/adv) 

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap