Kali Sentiong Paseban Senen Alami Sedimentasi Parah, Warga Desak SDA Revitalisasi Kali..!!

oleh
9.8K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Dalam antisipasi perubahan iklim, warga Kelurahan Paseban Kecamatan Senen Jakarta Pusat meminta Sudin SDA bisa merevitalisasi kali Sentiong yang meliputi hampir seluruh RW 01 – RW 07.

Tokoh Masyarakat Yahya Bone mengatakan, revitalisasi kali Sentiong hingga kini belum tuntas hanya baru sampai RW 05, entah kenapa itu tidak dilanjutkan baik penataan sheet pile hingga pengerukan kali tersebut.

“Kini kali Sentiong mengalami habrasi terhadap pinggiran rentan longsor selain kali tersebut alami sedimentasi cukup dangkal hingga nanti tidak bisa menampung derasnya air dari lingkungan jika hujan ekstrem,” ujarnya, Rabu (26/8/20).

Gambar

Yahya meminta pihak SDA untuk tak berlama lakukan revitalisasi atau pengerukan dari permintaaan warga karena wilayah tersebut dikelilingi kali ini.

Lurah Paseban Muhammad Sholeh mengakui, pihaknya telah mengirim surat untuk revitalisasi pemgerukan kali Sentiong sudah 2 pekan. “Namun hingga kini belum ada jawaban pihak SDA,” ucapnya.

“Kami harap pihak SDA bisa merespon keinginan warga Paseban karena ini kebutuhan mendesak untuk menghindari debet kali bisa balik kelingkungan warga,” papar Sholeh.

Dilain pihak Kasatpel SDA Kecamatan Senen Rohman menerangkan, Kali sentiong paseben sangat rentan sheet pile karena bisa ambruk sehingga pengerukan kali ini perlu tekhnis khusus dengan sistem manual bukan dengan alat berat, itupun dengan fase tahapan.

“Bila itu dilakukan revitalisasi maka harus dikerjakan secara serentak baik sheet pile dilanjutkan pengerukan kali,” terangnya.

“Cara lain bisa dilakukan pengerukan saja dengan membuat pengeringan kali pinggiran kali untuk dibuat penyanggah kali terlebih dahulu setelah itu hanya dilakukan pengerukan kali dilakukan ditengah saja Karena sangat rentan pinggiran kali untuk ambruk,” jelas Rohman.

Lanjut Rohman, hingga saat ini pihaknya belum ada perintah dari pimpinan dan itu bisa saja dilakukan kapan saja mengingat prioritas nantinya dalam penanganan antisipasi banjir.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap