Doa Restu Cak Firman Haru Melihat Tantenya Dilantik Jadi Rektor Unitomo Surabaya

oleh
39.1K pembaca

Surabaya, sketsindonews – Saudara kandung Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Siti Marwiyah dilantik jadi Rektor Universitas Soetomo (Unitomo) Surabaya periode 2021-2025. Siti merupakan adik kandung Mahfud.

Selain Mahfud yang hadir, pelantikan tersebut juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta sebagian saudara Siti yakni Achmad Subki yang menjabat Kepala BBPJN VIII Jatim Bali Kementerian PUPR RI.

Dalam sambutannya Mahfud MD menyampaikan, bahwa dirinya dan Siti berasal dari keluarga susah. Dulu bapaknya adalah orang susah. Namun berkat Indonesia Merdeka anak-anak orang susahpun bisa menjadi apa saja.

Gambar

“Saya tidak pernah bermimpi menjadi Menteri, begitupun siti saya yakin tidak pernah membayangkan suatu saat bisa menjadi rektor, tapi ternyata ini semua terjadi dan ini mustahil terjadi andai negara kita masih belum merdeka,” kata Mahfud.

Sementara keponakan Siti Marwiyah dan Mahfud MD, Firman Syah Ali mengaku, tantenya yang dilantik jadi Rektor tersebut merupakan jujukan keluarga besarnya yang merantau ke Kota Surabaya. Ia pun meski tidak hadir dalam pelantikan, merasa terharu dan memberi doa restu.

“Tante Yat (Siti Marwiyah, red) ini punya enam orang saudara kandung. Masing-masing saudara kandung punya banyak anak, sehingga keponakan Tante Yat banyak sekali, belum menghitung para keponakan sepupu yang juga ikut tinggal di Surabaya,” kata pria yang akrab disapa Cak Firman.

Sepengetahuan Cak Firman, tantenya Siti Marwiyah tidak pernah kenal takut, tidak pernah kenal putus asa, tidak pernah kenal lelah dan tidak pernah kenal malas.

“Dalam Istilah Jawa Kuno, Siti Marwiyah bisa disebut Uwong Ora Duwe Udel. Tante Yat ini perempuan tapi tangguh melebihi lelaki, tidak pernah kenal capek, malas ataupun takut. Capek-capek pulang kantor masih kerja terus melototi Laptop, dan itu berlangsung hingga larut,” ucap Bendahara Umum IKA PMII Jawa Timur ini.

Pernah suatu waktu Cak Firman datang bertamu minta nasehat hukum, waktu itu Siti kelihatan lelah sekali karena pulang kerja dalam keadaan larut. Namun dia tetap saja buka laptop, mengetik konsep hukum hingga berlangsung dini hari.

“Saya sampai tidak tega melihatnya. Maka saya kira capaian Tante Yat sebagai Rektor Unitomo kali ini bukan hasil berleha-leha, namun hasil perjuangan keras dan disiplin sebagai dosen,” ujar Pengurus Harian LP Ma’arif NU Jawa Timur ini. (nru/skt)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap