Jakarta, sketsindonews – Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengajak semua lapisan masyarakat agar melakukan introspeksi diri selama pandemi Covid-19. Artinya penanganan wabah tidak selalu dipasrahkan kepada pemerintah, melainkan tanpa dorongan pihak pandemi tersebut sulit ditangani.
Hal tersebut disampaikan Bupati Fauzi sekaligus untuk memperingati hari kemerdekaan ke 76 Republik Indonesia di tengah pandemi Covid-19.
“Momentum hari kemerdekaan ini kita harus tetap semangat, walaupun saat ini masih terus pandemi Covid-19 situasinya. Artinya, Indonesia tangguh Indonesia tumbuh maka kita selama ini sudah diuji dengan berbagai persoalan apapun,” kata Bupati Fauzi.
Menurut Fauzi, untuk menumbangkan penularan Covid-19 jalan satu-satunya harus ditempuh dengan cara disiplin protokol kesehatan. Selain itu proses vaksinasi Covid-19 harus mendapat dukungan semua pihak.
“Vaksinasi terus kita lakukan, apa yang menjadi target kita secara koordinasi dengan Forkopimka, elmen desa, tokoh masyarakat, Ormas islam, dan seluruh elmen lainnya dalam rangka percepatan Covid-19,” kata dia.
Tahun 2020 lalu, perayaan hari kemerdekaan Indonesia menjadi awal masa pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia. Hingga saat ini pun pandemi tersebut masih berlanjut. Hanya saja, Bupati Fauzi menekankan, apabila masyarakat harus bisa tetap bertahan dalam kondisi seperti ini.
“Tahun ini perayaan hari kemerdekaan pasti ada perbedaan, dari jumlah peserta. Artinya kita terus menjaga, walaupun secara tren kasus Covid-19 sudah turun,” jelasnya.
“Kita terus melakukan langkah-langkas secara persuasif. Karena saya juga meyakini bahwa masyarakat sudah cukup lelah dengan adanya pembatasan-pembatasan. Tetapi ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Disinggung soal sektor ekonomi yang terus menurun, pihaknya mengatakan, apabila has tag Indonesia tanggguh Indonesia tumbuh menjadi penyemangat bagi bangsa ini.
“Saya pikir Indonesia belum porak poranda. Ekonomi Indonesia ini hanya terkontraksi saja, artinya masih bisa kita kejar bersama dalam proses PPKM ini bisa selesai dengan cepat, sehingga bisa kembali pada perilaku masyarakat,” tuturnya.
Tak henti-hentinya, Bupati Fauzi mengimbau dan mengajak masyarakat agar mengikuti arahan Pemerintah. Apalagi, saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali diperpanjang hingga tanggal 23 Agustus 2021 mendatang. Diketahui, saat ini Kabupaten Sumenep masuk kategori PPKM level 3. (nru/skt)






