Jakarta, sketsindonews – Kelompok masyarakat Kabupaten Mimika yang tergabung dalam Forum Peduli Mimika (SPM) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangani dugaan penyelewengan dalam pengadaan pesawat dan helikopter milik pemerintah daerah Kabupaten Mimika.
“Kami mempertanyakan kelanjutan kasus ini sehingga kami minta kepada KPK sampai sejauh mana kelanjutan daripada penyelidikan terhadap kasus pengadaan pesawat dan helikopter milik Pemda Kabupaten Mimika,” ujar perwakilan SPM, Nalio Langkup melalui siaran pers, Rabu (25/8/21).
Nalio menduga bahwa dalam proses pengadaan sampai dengan penunjukan operasinya pesawat tersebut ada hal yang merugikan masyarakat, merugikan anggaran APBD daerah Kabupaten Mimika, karena ada yang mencari keuntungan pribadi.
“Untuk itu kami minta KPK untuk transparansi dan kasus ini diutamakan juga terhadap proses penyidikan,” ujarnya.
“Kepada KPK jangan juga pilah-pilah kasus, kasus ini adalah kasus besar yang merugikan anggaran besar sampai hampir mendekati 100 miliar yang telah merugikan masyarakat di Kabupaten Mimika,” tambahnya.
Lebih jauh, Nalio mengatakan ada informasi yang menyebut bahwa KPK telah memanggil beberapa saksi terkait kasus tersebut. Dan dia mengatakan bahwa masyarakat sangat mendukung langkah tersebut.
“Kami masyarakat berharap segera terungkap siapa oknum oknum pelaku yang terus merugikan rakyat Kabupaten Mimika, mengingat sangat pentingnya transportasi tersebut untuk masyarakat,” ujarnya.
Terakhir, Nalio juga mempertanyakan keberadaan Pesawat dan helikopter tersebut yang menurutnya tidak ada di Mimika. “Pesawat-pesawat ini juga sudah tidak ada di Timika, berada di mana ini menjadi perhatian serius itu yang kami bisa sampaikan,” tutupnya.
(Eky)








