1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Di Pemusnahan Miras, Bupati Pamekasan Titip Program Prioritas

oleh
6.9K pembaca

Pamekasan, sketsindonews – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menitip lima program prioritas kepada seluruh pejabat daerah pada kegiatan pemusnahan ribuan botol minuman keras (Miras) di Lapangan Multifungsi, Eks Polwil, Polres Pamekasan, Rabu (1/9/21).

Lima program prioritas tersebut di antaranya, adalah bidang reformasi birokrasi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan bidang ekonomi.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menyatakan, untuk menjadi daerah maju dan berdaya saing dengan daerah lain di Indonesia butuh sentuhan tangan semua pihak.

Gambar

Di antaranya, kata dia, menjaga kebersamaan antar stakholder, baru didorong dengan program prioritas untuk terus diasah hingga program tersebut sukses terlaksana.

“Regulasi dan aturan yang baik tidak cukup, kita perlu mendorongnya melalui pendekatan dakwah untuk menjauhi miras dan narkoba,” kata Mas Tamam dalam sambutannya, Rabu (1/9).

Ia mengapresiasi langkah aparat kepolisian dalam memberantas miras dan minuman bahaya lain tidak terkecuali narkoba. Lalu ia berterima kasih kepada semua pihak, karena sudah memberikan edukasi kepada masyarakat dampak manfaat dan mudaratnya miras.

Sebelumnya, Polres Pamekasan memusnahkan ribuan botol minuman keras yang diperoleh dalam razia selama pandemi Covid-19 dengan jumlah kurang lebih 8.000 yang dibagi tiga tahap pemusnahan, pertama sekitar 3.700, kedua 1.000, dan ketiga 2.577.

Kegiatan pemusnahan yang berlangsung di Lapangan Multifungsi, Eks Polwil, Polres Pamekasan tersebut, sebagai kegiatan pamungkas Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar sebelum pindah tugas ke Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Apip selama jadi Kapolres di Bumi Gerbang Salam sudah melangsungkan kegiatan pemusnahan miras kali ke tiga. Jabatan Apip yang masih baru masuk dua tahun itu diapresiasi tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurut Apip, ribuan miras tersebut didapat saat menggelar razia gabungan baik razia penyakit masyarakat (pekat) dan insidental yang melibatkan unsur TNI, Polri, Kejari, dan Satpol PP dari berbagai titik wilayah.

“Kita komitmen untuk memberantas peredaran miras dan narkoba sebagaimana diatur Perda. Jadi miras ini mayoritas diedar dan dijual ilegal,” kata Apip kepada wartawan, Rabu (1/9).

Apip menjelaskan, miras hasil razia tersebut didapat dari berbagai tempat, seperti di warung toko dan truk pengangkut barang. Selain itu berkat informasi dan dukungan masyarakat. (nru)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap