Ketua Umum Gakeslab Indonesia RD Kartono Dwidjosejo menegaskan pentingnya komitmen pemerintah dalam membangun dan memperkuat industri alat kesehatan (alkes) nasional. Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IX Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, yang digelar pada Rabu (5/11/2025).
Kartono menilai kemajuan industri alat kesehatan sangat bergantung pada arah kebijakan dan keseriusan pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.
“Kami para pelaku usaha tentu mengikuti regulasi yang dibuat pemerintah. Namun, agar industri ini bisa berkembang dan mandiri, diperlukan keseriusan dalam memberikan dukungan dan arah yang jelas,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan operasional pabrik-pabrik alat kesehatan yang telah berinvestasi besar di Indonesia.
“Kami berharap pabrik-pabrik yang sudah berdiri tidak berhenti beroperasi atau bahkan tutup. Harus ada kesinambungan dalam pengembangan industri ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kartono mendorong pemerintah untuk menetapkan peta jalan (roadmap) dan kebijakan yang konkret dalam mendukung produksi alat kesehatan di dalam negeri.
“Produk yang bisa dibuat di Indonesia sebaiknya diberi ruang. Walaupun harga lokal mungkin sedikit lebih tinggi karena bahan baku masih impor, itu bagian dari proses menuju kemandirian industri,” katanya.
Dengan kebijakan yang berpihak pada industri nasional, ia optimistis sektor alat kesehatan dapat berkembang pesat dan berkontribusi terhadap kemandirian sistem kesehatan Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta drg. Ani Ruspitawati, MM, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Gakeslab dalam menjamin ketersediaan alat kesehatan yang aman dan bermutu.
“Kami selalu bermitra dengan Gakeslab. Prinsipnya, bagaimana Pemprov DKI dan Gakeslab bisa bersama-sama menyediakan alat kesehatan yang bermutu, aman, dan sesuai standar di seluruh puskesmas,” ujar Ani.
Menanggapi kekhawatiran sejumlah pengusaha mengenai kondisi industri alat kesehatan, Ani memastikan situasi masih dalam kendali.
“Semua baik-baik saja. Saya yakin rekan-rekan di Gakeslab dengan pengalaman yang luar biasa akan mampu beradaptasi dengan regulasi baru demi peningkatan kualitas layanan kesehatan,” tuturnya.






