1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Menkeu: Indonesia Punya Peluang Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

32.3K pembaca

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah memiliki peluang realistis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen dalam beberapa tahun mendatang. Target tersebut, yang selaras dengan arahan Presiden, dinilai menjadi langkah awal penting bagi Indonesia untuk bergerak menuju status negara maju.

Dalam peluncuran Bloomberg Businessweek Indonesia di Jakarta, Kamis (20/11), Purbaya menyampaikan bahwa meski target tersebut sempat diragukan banyak pihak, ia justru melihatnya sebagai tantangan positif. “Saat Presiden Prabowo mencanangkan pertumbuhan ekonomi 8 persen, banyak yang skeptis. Bagi saya, 8 persen adalah awal yang baik,” ujarnya.

Purbaya mengakui bahwa mencapai level pertumbuhan tersebut bukan perkara mudah. Pemerintah harus memahami dinamika kebijakan yang tepat, sebagaimana tercermin dalam konsep Sumitronomics yang menekankan tiga pilar: pertumbuhan tinggi, pemerataan manfaat pembangunan, dan stabilitas nasional.

Gambar

Untuk mempercepat laju ekonomi, pemerintah telah menempatkan dana pada Bank Himbara guna memperkuat penyaluran kredit. Pada September lalu, sekitar Rp200 triliun disalurkan ke perbankan, disusul tambahan Rp76 triliun pada tahap berikutnya. Kebijakan ini diharapkan mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Namun, menurut Purbaya, percepatan ekonomi tidak hanya bergantung pada kebijakan fiskal dan teknis. Pembentukan ekspektasi positif di masyarakat dan dunia usaha dinilai sangat penting. “Jika ekspektasi positif terbentuk, peluang ekonomi tumbuh akan semakin besar. Pengusaha lebih berani melakukan ekspansi ketika mereka percaya ekonomi bergerak ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Pemerintah akan mengoptimalkan kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil secara terpadu untuk mencapai target pertumbuhan tersebut. Dibarengi dengan perbaikan iklim investasi, Purbaya optimistis pertumbuhan 8 persen dapat dicapai lebih cepat.

“Momentum pertumbuhan ini akan terus dijaga. Ke depan, kita akan menggerakkan mesin fiskal, mesin moneter, dan sektor swasta secara bersamaan,” tutup Menkeu.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap