1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Pemprov DKI Jakarta Gelar Townhall Meeting, Gubernur Pramono Anung Tekankan Sinergi Hadapi Nataru dan Cuaca Ekstrem

13.1K pembaca

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Townhall Meeting bersama para camat, lurah, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/12). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sekaligus mengantisipasi potensi cuaca ekstrem pada Desember 2025 hingga Januari 2026.

Pramono menyampaikan bahwa menjaga Jakarta membutuhkan kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan di lapangan.

“Tidak mungkin Jakarta dijaga hanya oleh gubernur, kapolda, atau pangdam. Semua harus bekerja bersama. Koordinasi di setiap tingkatan adalah kunci. Bahkan gerakan Jaga Jakarta sudah jadi percontohan nasional,” ujarnya.

Gambar

Perkuat Komunikasi Publik dan Kehadiran di Lapangan

Gubernur meminta camat dan lurah meningkatkan komunikasi publik, menjaga kebersihan dan ketertiban, merespons cepat laporan warga, serta memastikan pelayanan publik berjalan baik dan bebas pungutan liar.

Ia menegaskan bahwa program Jaga Jakarta harus menciptakan citra kota yang tertata dan mendukung transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Penyelesaian Infrastruktur Tertunda Dimulai 2026

Pramono mengungkapkan beberapa pekerjaan kota akan mulai dikebut, termasuk Pembersihan tiang monorel Rasuna Said mulai Januari 2026, Pembangunan pedestrian dan ruang terbuka hijau setelah pembersihan tiang, Proyeksi pengurangan kemacetan hingga 14%, Penyelesaian lahan Sumber Waras yang kini sudah mendapatkan titik terang, dan Antisipasi Curah Hujan Tinggi Hingga 300 mm

Terkait cuaca ekstrem, Pramono meminta persiapan dini menghadapi curah hujan tinggi yang diprediksi mencapai 300 mm.

Instruksi khusus juga diberikan kepada:

Dinas SDA → menyiapkan seluruh pompa dan mempercepat normalisasi sungai seperti Ciliwung dan Krukut

BPBD → mengaktifkan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana

Camat dan Lurah → memastikan koordinasi dengan warga serta menjadikan rumah ibadah sebagai sarana penyampaian peringatan dini jika diperlukan

“Kehadiran Anda di lapangan membuat warga merasa aman. Jika ada saluran bermasalah, segera laporan dan perbaiki,” tegasnya.

Camat dan Lurah Jadi Ujung Tombak Pelayanan Publik

Pramono mengingatkan bahwa camat dan lurah merupakan perpanjangan tangan gubernur dalam pelayanan publik.

“Baik buruknya wajah Jakarta ditentukan oleh kerja Anda di lapangan. Mari kita jaga kota ini bersama,” katanya.

Persiapan Nataru di Pusat Kota

Menjelang perayaan Nataru, Pramono mendorong kegiatan perayaan digelar meriah dan aman di kawasan Sudirman–Thamrin, Gatot Subroto, dan Kawasan Monas

Ia menegaskan pentingnya pengamanan optimal selama perayaan.

“Saya adalah gubernur bagi semua agama. Semua warga Jakarta harus dirangkul untuk membangun kota ini,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap