Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Patia menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran rumah di Kampung Dungushaur RT 018/RW 004, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (3/3/26).
Kebakaran terjadi pada Senin (2/3/26) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Rumah milik seorang warga lanjut usia dilaporkan hangus terbakar akibat dugaan korsleting listrik.
Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban terdampak. Dalam kegiatan tersebut, KSB Kecamatan Patia didampingi unsur pemerintah dan aparat setempat, antara lain perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, perwakilan BPBD Kabupaten Pandeglang, Camat Patia Supratman, Kapolsek Patia, Danramil Patia, serta Ketua KSB Kecamatan Patia, Sabda.
Korban diketahui bernama Kanang (80), warga Kampung Dungushaur RT 018/RW 004, Dusun 2, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Akibat kejadian tersebut, rumah beserta seluruh perabotan, satu unit sepeda motor, serta dokumen penting seperti KTP dan Kartu Keluarga turut terbakar.
Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp70 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Ketua KSB Kecamatan Patia, Sabda, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
“Kami bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial agar kebutuhan dasar korban dapat terpenuhi sementara waktu,” ujar Sabda di lokasi kejadian.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan relawan dalam penanganan bencana di wilayah Kecamatan Patia.
Sementara itu, Kanang menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Saya berterima kasih kepada KSB Kecamatan Patia dan semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.
Ia mengaku tidak menyangka api membesar dengan cepat sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang di dalam rumah. “Saya bersyukur masih diberikan keselamatan,” tambahnya.
Berdasarkan kronologi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang menimbulkan percikan api dan dengan cepat membakar bangunan. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya hingga akhirnya api berhasil dikendalikan.
KSB Kecamatan Patia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik yang sudah tidak layak pakai. Saat ini, kondisi tegangan listrik di wilayah tersebut disebut belum stabil karena adanya tiang listrik yang roboh dan masih dalam proses perbaikan.
KSB juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Provinsi Banten, serta para relawan untuk membantu kebutuhan mendesak korban, seperti pakaian layak pakai, logistik, dan peralatan dapur.






