Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan dan Bisa Disembuhkan

oleh
12.9K pembaca

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa kusta masih kerap distigmatisasi akibat minimnya informasi yang benar di masyarakat. Padahal, kusta bukan penyakit kutukan, melainkan penyakit infeksi bakteri yang sulit menular, memiliki tingkat fatalitas hampir nol, serta dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat.

Penegasan tersebut disampaikan Menkes Budi dalam talkshow bertajuk “Ending Leprosy Without Stigma” yang digelar di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Kamis (15/1). Kegiatan ini turut menghadirkan WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa, serta Samsul, penyintas kusta yang berbagi pengalaman menghadapi stigma sosial.

“Kusta bukan kutukan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, penularannya sangat sulit dan membutuhkan waktu lama. Yang terpenting, kusta sudah ada obatnya dan bisa sembuh,” ujar Menkes Budi.

Gambar

Ia menjelaskan, stigma yang melekat membuat banyak penderita takut dan malu melapor, sehingga pengobatan kerap terlambat. Menurutnya, edukasi publik yang akurat menjadi kunci untuk memutus stigma sekaligus mempercepat penemuan dan penanganan kasus kusta.

Dalam kesempatan yang sama, Yohei Sasakawa menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk mengeliminasi kusta. “Dengan komitmen yang kuat seperti ini, saya yakin Indonesia mampu menghapus kusta,” ujarnya.

Menkes Budi juga menekankan bahwa meningkatnya temuan kasus setelah berbagai program dijalankan justru menjadi indikator positif. Hal itu menandakan semakin banyak penderita yang berani melapor dan mendapatkan pengobatan sedini mungkin.

Sementara itu, Samsul, penyintas kusta sejak 1999, mengungkapkan bahwa diskriminasi yang dialaminya berawal dari ketidaktahuan lingkungan sekitar. Namun, seiring edukasi yang ia sampaikan, stigma tersebut perlahan hilang.

“Awalnya teman-teman menjauhi karena tidak tahu. Setelah dijelaskan dan mereka melihat saya baik-baik saja, akhirnya bisa menerima, bahkan sampai saya kuliah,” tuturnya.

Samsul menilai, penyampaian informasi yang sederhana dan mudah dipahami, terutama kepada guru dan masyarakat luas, sangat penting untuk menghapus anggapan keliru bahwa kusta adalah penyakit menakutkan dan tidak bisa disembuhkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap