Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Hujan Deras Picu Luapan Sungai di Patia, Gabah Petani Terendam dan Terancam Rusak

oleh
12.3K pembaca

Curah hujan tinggi yang kembali mengguyur wilayah Patia dan sekitarnya pada Minggu malam, 18 Januari 2026, menyebabkan sungai yang melintasi sejumlah desa kembali meluap. Aliran sungai tersebut membentang dari Desa Surianeun, Ciawi, Patia, Turus, hingga Desa Simpang Tiga, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Luapan air sungai berdampak langsung pada permukiman dan lahan pertanian warga. Sejumlah warga Kampung Koranji, Desa Ciawi, mengeluhkan banjir yang kembali berulang dan merugikan petani.

Ketua RT 013/RW 001 Kampung Koranji, Kurdi, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi cuaca ekstrem yang terus terjadi. Menurutnya, banyak gabah padi milik warga terendam banjir dan tidak dapat dijemur akibat minimnya sinar matahari.

Gambar

“Gabah padi jadi tidak bisa kering, bahkan sebagian sudah mulai tumbuh berkecambah. Ini sangat merugikan petani dan berpotensi memicu krisis pangan,” ujar Kurdi saat ditemui awak media.

Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan pilihan warga. Madsalir seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan, ada warga yang terpaksa menggiling padi dalam kondisi masih basah agar bisa dikonsumsi.

“Beberapa warga tidak punya pilihan lain, terpaksa menggiling padi yang belum kering untuk dijadikan beras,” tuturnya.

Warga Kampung Koranji berharap cuaca segera membaik agar aktivitas pertanian kembali normal. Mereka juga mengharapkan perhatian lebih dari pemerintah daerah, termasuk bantuan dan pendampingan dari dinas sosial, untuk membantu meringankan dampak banjir yang terus berulang.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap