Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Wagub Rano Karno Dorong PMI DKI Percepat Digitalisasi dan Integrasi Layanan

26.5K pembaca

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno membuka Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta Tahun 2026 yang digelar di Gedung Muhammadiyah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (28/1). Dalam kesempatan tersebut, Rano menekankan pentingnya percepatan digitalisasi dan integrasi layanan kemanusiaan PMI.

Rano menilai, transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak agar PMI DKI Jakarta mampu menjawab tantangan layanan kemanusiaan di wilayah perkotaan yang semakin kompleks dan dinamis.

“Dengan tema Percepatan Digitalisasi dan Integrasi Layanan, PMI DKI Jakarta harus memperkuat transformasi menuju organisasi kemanusiaan yang modern, responsif, dan tepercaya,” ujar Rano dalam sambutannya.

Gambar

Menurutnya, Mukerprov merupakan forum strategis untuk menyelaraskan program kerja PMI dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan layanan kemanusiaan yang adaptif, terintegrasi, dan inklusif.

Rano juga menegaskan bahwa PMI merupakan wadah pengabdian kemanusiaan yang harus dijalankan dengan nilai integritas dan ketulusan. “PMI adalah tempat pengabdian, bukan tempat mencari kekayaan. Ini adalah tugas mulia yang harus dijaga semangat dan nilai dasarnya,” katanya.

Dalam arahannya, Wagub mendorong PMI DKI Jakarta menyusun roadmap digitalisasi yang jelas dan terukur, mencakup tata kelola organisasi, layanan donor darah, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, serta pembinaan relawan. Selain itu, integrasi sistem dan data antarsatuan PMI serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dinilai menjadi kunci keberhasilan transformasi.

Ia juga meminta PMI menyusun program kerja yang realistis, efisien, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dunia usaha, dan komunitas.

Rano turut menyoroti peran strategis PMI dalam layanan donor dan distribusi darah di Jakarta. Menurutnya, kebutuhan darah di Ibu Kota sangat tinggi, sementara kapasitas pengumpulan darah harian masih terbatas dibandingkan jumlah penduduk dan fasilitas kesehatan yang ada.

“Musyawarah ini diharapkan melahirkan keputusan strategis dan inovatif, serta memperkuat sinergi PMI dan Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya.

Di akhir sambutan, Rano Karno mengapresiasi dedikasi para pengurus dan relawan PMI DKI Jakarta yang selama ini aktif merespons situasi darurat, bencana, serta berkontribusi besar dalam penyediaan layanan darah bagi masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap