Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Pramono Anung Tinjau Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung di Cawang

27K pembaca

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung proses pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Ciliwung di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1). Langkah ini menjadi bagian dari percepatan pengendalian banjir Jakarta yang kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti sejak 2017.

Pramono menegaskan, normalisasi Kali Ciliwung memiliki peran strategis dalam sistem pengendalian banjir Ibu Kota, mengingat sekitar 40 persen aliran sungai di Jakarta berada di kawasan Ciliwung.

“Pembebasan lahan ini merupakan bagian dari upaya serius Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi banjir, khususnya dalam jangka menengah,” ujar Pramono di lokasi peninjauan.

Gambar

Normalisasi Ciliwung di wilayah Cawang membutuhkan pembebasan sekitar 411 bidang tanah dengan panjang penanganan mencapai 2.401 meter. Pada 2025, Pemprov DKI telah membebaskan 20 bidang tanah sepanjang kurang lebih 150 meter. Selanjutnya, pada 2026 direncanakan pembebasan 133 bidang dengan panjang sekitar 557 meter, sementara sisanya akan dilaksanakan pada 2027.

Pramono memastikan seluruh proses pembebasan lahan dilakukan secara transparan dan tanpa perantara. Pemprov DKI Jakarta menangani langsung proses tersebut melalui Dinas Sumber Daya Air, dengan penilaian harga dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Saya ingin proses normalisasi Ciliwung berjalan dengan baik dan tanpa gejolak. Penilaian lahan dilakukan oleh BPN, dan seluruh proses kami pastikan sesuai aturan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemprov DKI Jakarta, Kanwil BPN DKI Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, serta jajaran Dinas Sumber Daya Air yang dinilai mampu menjaga kondusivitas di lapangan.

Dalam proyek ini, Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab atas pembebasan lahan, sementara pembangunan tanggul dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

Terkait warga terdampak, Pramono memastikan skema yang digunakan adalah ganti rugi, serta membuka opsi relokasi ke rumah susun milik Pemprov DKI Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada persoalan berarti di lapangan. Ini berkat koordinasi dan kerja sama yang sangat baik,” ujarnya.

Sebagai informasi, normalisasi Kali Ciliwung terbagi dalam dua segmen. Segmen pertama membentang dari Pintu Air Manggarai hingga Jalan MT Haryono sepanjang 7,01 kilometer, dengan rencana pembangunan tanggul 14,99 kilometer dan realisasi 8,24 kilometer. Segmen kedua membentang dari Jalan MT Haryono hingga Jalan TB Simatupang sepanjang 12,89 kilometer, dengan rencana tanggul 18,70 kilometer dan realisasi 8,90 kilometer. Dari total rencana tanggul 33,69 kilometer, hingga kini telah terealisasi 17,14 kilometer.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap