Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Pesan Menag di Ramadan 2026: Perbedaan Jangan Jadi Sekat

Menteri Agama Republik Indonesia menyampaikan pesan Ramadan 1447 H di Jakarta, Rabu (18/2/2026).(Sumber : kemendag.go.id)
14.2K pembaca

Menteri Agama Republik Indonesia mengajak seluruh umat Islam menjadikan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan harmoni kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Menurutnya, Ramadan tidak hanya menghadirkan dampak spiritual secara personal, tetapi juga harus memperkuat solidaritas dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa.

“Ramadan adalah momentum memperkuat kesalehan sosial dan merawat harmoni kebangsaan. Ia bukan sekadar ibadah individual, melainkan madrasah ruhani yang membentuk kepedulian dan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Menag di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Gambar

Ajakan Menag menjadikan Ramadan 1447 H sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan harmoni kebangsaan. Menteri Agama Republik Indonesia. Rabu, 18 Februari 2026, menjelang Ramadan 1447 H. Jakarta. Karena Ramadan dinilai sebagai waktu strategis untuk membangun kepedulian sosial, toleransi, dan solidaritas kebangsaan. Dengan mengedepankan pengendalian diri, sikap toleran terhadap perbedaan, serta meningkatkan solidaritas sosial selama bulan suci.

Ramadan dan Pengendalian Diri

Menag menegaskan, ibadah puasa mengajarkan pengendalian diri dan hidup secara proporsional. Nilai tersebut dinilai penting untuk membangun kehidupan sosial yang adil dan berkelanjutan, baik terhadap sesama maupun lingkungan.

“Ramadan mendidik kita bahwa hidup bukan sekadar memuaskan keinginan, tetapi tentang kesadaran hidup seimbang. Pengendalian diri menjadi fondasi keberlanjutan bangsa yang bermartabat,” tegasnya.

Sikapi Perbedaan dengan Kedewasaan

Terkait adanya potensi perbedaan dalam mengawali Ramadan tahun ini, Menag mengajak masyarakat menyikapinya dengan kedewasaan dan semangat persaudaraan.

Ia menekankan bahwa perbedaan merupakan bagian dari kebhinekaan Indonesia yang harus dijaga bersama.

“Jadikan perbedaan sebagai rahmat, bukan sekat. Jangan biarkan perbedaan hitungan melunturkan kedekatan hati. Dalam perbedaan itulah toleransi kita diuji,” pesannya.

Perkuat Solidaritas Sosial

Menag juga mengimbau umat Islam memperkuat solidaritas sosial selama Ramadan, meneladani sifat dermawan Rasulullah SAW yang semakin kuat di bulan suci.

Ia berharap Ramadan 1447 H melahirkan pribadi yang tidak hanya saleh secara individu, tetapi juga menghadirkan kebaikan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Marhaban ya Ramadan. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan melimpahkan keberkahan bagi Indonesia,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap