Persik Kediri bertekad bangkit saat menghadapi tuan rumah Persis Solo pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/3/2026) malam WIB.
Macan Putih datang dengan motivasi tinggi setelah kalah dramatis 3-4 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga sebelumnya di Kediri.
Pelatih Persik, Marcos Reina, mengakui performa timnya menunjukkan perkembangan positif, namun hasil akhir belum sesuai harapan.
“Progres permainan kami sangat bagus, tetapi hasilnya belum sesuai target. Ada beberapa kelemahan yang harus diperbaiki sebelum melawan Persis,” ujar Reina.
Jeda Sepekan Jadi Modal Penting
Reina menilai jeda sepekan sejak laga terakhir pada 20 Februari menjadi keuntungan tersendiri. Waktu tersebut dimanfaatkan untuk membenahi fisik, taktik, hingga mental bertanding para pemain.
“Pekan ini kami punya waktu lebih panjang untuk latihan. Kami bisa memperbaiki diri dari sisi fisik, taktik, dan mental,” jelas pelatih asal Spanyol tersebut.
Waspadai Kekuatan Baru Persis
Meski fokus pada pembenahan internal, Reina menegaskan Persis Solo bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Tim asuhan Milomir Seslija mengalami perubahan signifikan dibanding pertemuan sebelumnya, terutama dengan kehadiran sejumlah pemain asing anyar.
Menurutnya, mayoritas legiun asing Persis berasal dari Eropa Timur yang dikenal memiliki karakter kuat dan tangguh dalam duel fisik.
“Persis mengalami perubahan bagus. Mereka tim yang bisa bertahan dengan baik dan menyerang dalam banyak situasi. Kami harus waspada dan tetap fokus,” tegasnya.
Kedua tim sama-sama memiliki waktu persiapan cukup panjang sehingga diprediksi tampil dalam kondisi fisik prima. Persik pun menargetkan tiga poin untuk menjaga posisi di klasemen dan mengembalikan kepercayaan diri.











