Rider Parade pada ajang Thai Grand Prix tampil beda musim ini. Jika biasanya para pembalap hanya berkeliling menyapa penonton, kini parade di Chang International Circuit dikemas unik lewat Tuk-Tuk Challenge, menghadirkan nuansa lokal khas Thailand.
Setiap tim MotoGP mendapat satu kendaraan tuk-tuk dengan format satu pembalap sebagai pengemudi dan satu lainnya duduk di belakang. Mereka menjalani satu lap pemanasan dengan pergantian pengemudi di Tikungan 4, sebelum lampu start dipadamkan untuk tantangan yang secara teknis bukan balapan resmi.
Aksi Kocak di Grid Start
Momen mengundang tawa terjadi di kubu Prima Pramac Yamaha MotoGP. Bahkan sebelum lap dimulai, Jack Miller dan rookie Toprak Razgatlioglu sudah beraksi dengan wheelie kecil menggunakan tuk-tuk mereka di grid.
Saat tantangan dimulai, duet Honda LCR yang diperkuat Johann Zarco dan rookie Diogo Moreira langsung melesat memimpin. Namun keunggulan itu tak bertahan lama setelah disalip pasangan Pramac Yamaha.
Duel Sengit dan Penalti
Persaingan makin panas di lap terakhir ketika wakil Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, terlibat duel dengan duo Ducati Lenovo Team, yakni Francesco Bagnaia dan Marc Marquez.
Bezzecchi dan Martin bahkan memotong tikungan terakhir demi menyalip. Namun manuver tersebut berujung hukuman turun satu posisi.
Pramac Yamaha Rebut Gelar Tuk-Tuk Challenge
Setelah drama di tikungan akhir, Miller dan Toprak akhirnya dinyatakan sebagai pemenang Tuk-Tuk Challenge. Aksi unik ini sukses menghibur ribuan penonton sebelum balapan utama digelar.
Tuk-Tuk Challenge menjadi bukti bahwa MotoGP tak hanya menyuguhkan persaingan sengit di lintasan, tetapi juga hiburan kreatif yang mendekatkan pembalap dengan penggemar melalui sentuhan budaya lokal.






