Stok BBM Aman, Harga Subsidi Tetap

oleh
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan terkait kondisi cadangan energi nasional dan kebijakan harga BBM. (Sumber: esdm.go.id)
58.6K pembaca

Pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman di tengah dinamika geopolitik global. Cadangan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) dijaga berada di atas standar minimal nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Seoul, Korea Selatan, Selasa (31/3/2026).

“Kita bersyukur cadangan BBM nasional berada di atas standar minimal, meski kondisi global penuh ketidakpastian,” ujarnya.

Gambar

Pemerintah juga menjalankan program mandatori biodiesel 50 persen (B50), yaitu campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar. Kebijakan ini diperkirakan akan menciptakan surplus stok gasoil di dalam negeri.

Selain itu, Kementerian ESDM mempercepat kajian kebijakan energi untuk menyesuaikan dengan pergerakan harga minyak dan gas dunia yang dinamis.

Bahlil menegaskan, Presiden RI Prabowo Subianto selalu mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan, termasuk dalam sektor energi.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tidak melakukan penyesuaian harga BBM subsidi. Harga jenis bahan bakar tertentu (JBT) dan jenis bahan bakar khusus penugasan (JBKP) tetap seperti saat ini.

Sementara itu, pembahasan harga BBM nonsubsidi masih dilakukan bersama badan usaha, termasuk Pertamina dan penyedia SPBU swasta.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak. Stabilitas energi, menurut Bahlil, memerlukan dukungan semua pihak.

Sebagai bagian dari efisiensi, pembelian Pertalite dibatasi maksimal 50 liter per hari per kendaraan. Kebijakan serupa juga berlaku untuk solar subsidi bagi kendaraan pribadi, sementara kendaraan umum tidak mengalami perubahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap