Polisi Ringkus Pelaku Oplos LPG Bersubsidi Bernilai Ratusan Juta

oleh
157.8K pembaca

Ditreskrimsus Polda Banten meringkus pengoplos dan penyuntukan tabung gas LPG bersubsidi 3 kilogram diKampung Pasir Waru, Desa Ciburuy, Kecamatan Curug Bitung, Kabupaten Lebak.

Wadirreskrimsus Polda Banten, AKBP Bronto Budiyono mengatakan, praktik ilegal tersebut mencapai nilai Rp. 626 juta dan telah menetapkan tiga pelaku praktik penyalah­gu­naan gas LPG bersubsidi. Ke­tiga pelaku berinisial AR (36), KR (25), AZ (24). Me­reka memiliki peran masing-masing.

“AR yang merupakan pemilik pangkalan LPG, berperan melakukan pemindah atau menyuntik isi gas, sedangkan untuk KR dan AZ, keduanya merupakan sopir dan kenek yang mendistribusikan LPG 12 kg,” katanya di Mapolda Banten, Rabu (15/04/26).

Gambar

Lebih lanjut, Bronto menyebut pelaku telah menjalankan aksinya selama 6 bulan yang bisa menghasilkan 80 tabung perhari dari oplosan tersebut.

Para pelaku, kata Bronto, melakukan penyuntikkan sebanyak 3-4 gas LPG bersubsidi ke dalam tabung 12 kilogram. Aksi ini pun telah merugikan negara berkisar Rp626 juta.

“Pelaku kemudian men­jualnya dengan harga non subsidi. Harga beli LPG 3 kg itu Rp16 ribu per tabung, kalau 12 kg itu Rp120 ribu per ta­bung. Kerugian uang negara sebesar Rp626 juta lebih,” ujarnya.

Sementara Kasubdit IV Ti­pidter Ditreskrimsus Polda Ban­ten, Kompol Dhoni Er­wanto, mengatakan pihak­nya telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Yaitu satu unit R4 Suzuki Carry hitam, satu unit R4 Suzuki Carry Box 8 set alat suntik regulator, 3 set alat suntik jenis tombak, satu timbangan manual, satu ba­tang kayu ganjal tabung.

Mobil pick up dan mobil boks sengaja ditempeli stiker jasa logistik untuk mengelabui petugas. “Kami mengamankan 260 tabung LPG 3 kg, 140 ta­bung LPG 12 kg dan satu kantong segel tabung gas warna kuning,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Mi­nyak dan Gas Bumi, yang diubah oleh UU No. 6 Tahun 2023, de­ngan ancaman pidana Penjara mak­simal 6 tahun, denda maksi­mal Rp60 miliar.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap