JMSI Medan Soroti Pemadaman Listrik PLN Sumut, Sebut Cederai Citra AFF U-19 2026

oleh
Ketua JMSI Medan, Erie Prasetyo, menyampaikan kritik terhadap kinerja PLN UID Sumut menyusul pemadaman listrik berulang di Kota Medan dan insiden padamnya lampu Stadion Utama Sumatera Utara saat ajang AFF U-19 2026.
19.7K pembaca

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Medan mengkritik kinerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menyusul terjadinya pemadaman listrik berulang di Kota Medan dan sejumlah wilayah sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Ketua JMSI Medan, Erie Prasetyo, menilai PLN Sumut perlu meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem agar dampak gangguan listrik terhadap masyarakat dapat diminimalkan.

Menurutnya, meskipun hujan lebat, angin kencang, dan petir melanda sejumlah wilayah, PLN seharusnya memiliki langkah antisipasi yang lebih baik untuk menjaga keandalan jaringan listrik.

Gambar

“Dalam dua hari terakhir, pemadaman di beberapa wilayah berlangsung antara empat hingga delapan jam. Bahkan ada laporan wilayah yang mengalami gangguan listrik hampir 24 jam. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kesiapan dalam penanganan gangguan,” ujar Erie, Jumat (5/6/2026).

Selain berdampak pada aktivitas masyarakat, JMSI Medan juga menyoroti insiden padamnya lampu di Stadion Utama Sumatera Utara saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Timor Leste dalam ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2026.

Menurut Erie, gangguan listrik yang terjadi saat pertandingan internasional berlangsung menjadi perhatian karena pertandingan tersebut disaksikan publik nasional maupun internasional.

“Ajang internasional membutuhkan dukungan infrastruktur yang andal. Kejadian seperti ini tentu menjadi evaluasi bersama agar tidak terulang pada event-event besar berikutnya,” katanya.

JMSI Medan menilai pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama juga berdampak pada berbagai sektor, termasuk aktivitas jurnalistik, layanan internet, serta kegiatan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha.

Karena itu, pihaknya mendorong PLN Sumut untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pemeliharaan jaringan listrik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Sementara itu, ekonom Gunawan Benjamin mengatakan gangguan listrik dapat menimbulkan kerugian ekonomi, terutama jika berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Menurutnya, masyarakat umumnya dapat memahami pemadaman akibat cuaca buruk selama durasinya tidak berkepanjangan. Namun, keandalan pasokan listrik tetap menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.

“Masyarakat berharap ketersediaan listrik tetap terjaga dalam berbagai kondisi. Gangguan listrik saat berlangsungnya event internasional juga menjadi catatan penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan keandalan sistem kelistrikan,” ujarnya.

Gunawan menambahkan, infrastruktur energi yang andal menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi persepsi investasi dan daya saing daerah.

Hingga berita ini ditulis, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumut, Darma Saputra, belum memberikan tanggapan terkait konfirmasi mengenai kondisi terkini distribusi listrik di Kota Medan dan sekitarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap