Siswa dan alumni Ekstrakurikuler Pecinta Alam (Elpala) SMA Negeri 68 Jakarta tengah mempersiapkan ekspedisi Sungai Cicatih di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari produksi film dokumenter yang akan mengangkat perjalanan Sungai Cicatih dari kawasan hulu di lereng Gunung Salak hingga bermuara di Pantai Pelabuhanratu.
Ekspedisi dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026 dan melibatkan anggota aktif Elpala bersama para alumni lintas angkatan yang tergabung dalam Rumah Elpala. Saat ini, seluruh peserta menjalani latihan intensif guna meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat koordinasi dan kekompakan tim.
Rombongan akan berangkat dari Jakarta menuju kawasan Cimelati, Sukabumi. Tim utama kemudian melanjutkan perjalanan menuju hulu Sungai Cicatih di lereng Gunung Salak yang akan difungsikan sebagai Base Camp 1.
Ekspedisi dibagi dalam beberapa etape. Pada tahap awal, peserta akan menyusuri aliran sungai di kawasan pegunungan hingga ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.
Perjalanan dilanjutkan menuju Base Camp 2 di Ubrug. Pada etape ini, tim akan melakukan pengarungan Sungai Cicatih mulai dari Bendungan Ubrug hingga kawasan Leuwilalay.
Memasuki wilayah hilir, Base Camp 3 akan ditempatkan di Leuwilalay. Dari lokasi tersebut, peserta akan melanjutkan perjalanan menyusuri sungai hingga mencapai muara di kawasan Pantai Pelabuhanratu.
Sementara itu, Base Camp 4 yang berada di Pelabuhanratu akan menjadi titik akhir ekspedisi sekaligus penutupan rangkaian kegiatan.
Selain mendokumentasikan keindahan bentang alam dari pegunungan hingga pesisir, film dokumenter ini juga bertujuan merekam kondisi lingkungan Sungai Cicatih serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan.
Penggagas kegiatan sekaligus salah satu pendiri Elpala, Eka Bama Putra, mengatakan ekspedisi tersebut menjadi wadah kolaborasi lintas generasi antara anggota aktif dan alumni Elpala.
“Ekspedisi ini menjadi kolaborasi lintas generasi antara anggota aktif Elpala SMA Negeri 68 Jakarta dengan para alumni yang selama puluhan tahun tetap menjaga semangat kepencintaalaman melalui Rumah Elpala,” ujar Eka Bama Putra, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan tantangan petualangan, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai kepencintaalaman dari para senior kepada generasi muda.
Melalui ekspedisi dan film dokumenter tersebut, Elpala berharap semangat pelestarian lingkungan serta kecintaan terhadap alam dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.










