Pemkot Jakarta Timur Bangun Drainase Jacking di Jalan Raya PKP hingga Desember 2026

oleh
Aktivitas pembangunan saluran drainase metode jacking di Jalan Raya PKP, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, sebagai bagian dari upaya mengatasi genangan dan meningkatkan kapasitas sistem drainase kawasan.
7.2K pembaca

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mulai membangun saluran drainase menggunakan metode jacking di Jalan Raya PKP, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas. Proyek sepanjang 406 meter ini ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026 setelah dikerjakan selama 167 hari kalender sejak 2 Juli 2026.

Selama proses pembangunan berlangsung, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup secara bergantian yang diatur oleh petugas (flagman) di lokasi proyek. Sementara itu, penentuan jalur alternatif masih dikaji karena terdapat pekerjaan utilitas lain di sekitar Jalan Raya PKP.

Pembangunan saluran drainase ini bertujuan mengurangi genangan yang selama ini kerap terjadi di kawasan Jalan Raya PKP, terutama saat hujan berintensitas tinggi.

Proyek membentang dari kawasan Taufik Hidayat Arena (THA) menuju Kali Cipinang, melintasi Kelurahan Kelapa Dua Wetan dan Kelurahan Cibubur. Pekerjaan dilakukan dengan memasang Reinforced Concrete Pipe (RCP) berdiameter 1.500 milimeter menggunakan metode jacking, sehingga penggalian terbuka di permukaan jalan dapat diminimalkan.

Selain pemasangan pipa berdiameter besar, proyek juga mencakup pembangunan saluran U-Ditch berukuran 40 hingga 100 sentimeter serta box culvert pracetak berukuran 50 dan 100 sentimeter guna meningkatkan kapasitas drainase di kawasan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, proyek menghadapi tantangan karena harus menyesuaikan dengan berbagai utilitas yang telah terpasang di sepanjang jalur pekerjaan, seperti jaringan pipa PAM, kabel bawah tanah Telkom, pipa hidran, tiang listrik PLN, serta utilitas lainnya.

Pekerjaan juga meliputi pembuatan lubang kerja (pit) yang memanfaatkan sebagian badan jalan. Kondisi ini diperkirakan memengaruhi operasional angkutan Mikrotrans (JakLingko) dan akses menuju SPBU di sekitar lokasi.

Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, area proyek dilengkapi rambu lalu lintas, pagar pengaman, serta pengaturan arus kendaraan oleh petugas di lapangan. Masyarakat diimbau mematuhi arahan petugas dan memperhatikan rambu-rambu selama proyek berlangsung demi kelancaran dan keselamatan bersama.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap