Wapres Gibran Tinjau Tol Palembang–Betung dan Betung–Tempino–Jambi, Dorong Percepatan JTTS

oleh
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka didampingi jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PT Hutama Karya meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung serta Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Trans Sumatra, Kamis (16/7/2026).
12.7K pembaca

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), Kamis (16/7/2026). Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian proyek guna memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Musi Banyuasin M. Toha, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatra Selatan Panji Krisna Wardana, Plt. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jambi Robert Eduard Sihotang, Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero) Iwan Hermawan, Executive Vice President Divisi Pembangunan Jalan Tol Dwi Aryono Bayuaji, serta EVP Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Ni Putu Oki Wirastuti.

Wapres menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan kedua ruas tol, kemudian meninjau langsung pekerjaan konstruksi di lapangan, termasuk Jembatan Musi V yang menjadi salah satu struktur utama Jalan Tol Palembang–Betung.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran mengapresiasi percepatan pembangunan yang telah dicapai dan berharap penyelesaian proyek dapat terus dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Percepatan pembangunan yang telah dilakukan, khususnya pada Jembatan Musi V, menunjukkan perkembangan yang baik. Terakhir saya berkunjung pada September 2025, dan hari ini kembali pada Juli 2026 untuk melihat perkembangan yang telah dicapai,” ujar Gibran.

Jalan Tol Palembang–Betung memiliki panjang 69,19 kilometer yang terbagi menjadi tiga seksi, yakni Palembang–Rengas sepanjang 21,5 kilometer, Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer, dan Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 kilometer. Hingga kini, progres konstruksi telah mencapai 85,54 persen, sedangkan pengadaan lahan mencapai 88,43 persen.

Sementara itu, Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi memiliki panjang total 170,73 kilometer yang terdiri atas tiga seksi utama, yakni Betung–Tungkal Jaya, Tungkal Jaya–Bayung Lencir, dan Bayung Lencir–Simpang Ness. Sebagian ruas telah beroperasi, sedangkan pembangunan pada seksi lainnya masih berlangsung.

Jika seluruh ruas telah beroperasi, kedua jalan tol tersebut akan menjadi koridor utama Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Provinsi Sumatra Selatan dan Jambi secara lebih efisien. Kehadiran ruas tol ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, serta memperkuat akses menuju kawasan industri, pelabuhan, dan pusat-pusat ekonomi di Sumatra.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan perusahaan berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik.

Menurutnya, dukungan pemerintah semakin memperkuat komitmen Hutama Karya dalam menuntaskan pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi guna meningkatkan konektivitas, memperlancar arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.

Hutama Karya juga akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar penyelesaian proyek berjalan sesuai target dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap