HUT ke-81 RI, Tokoh Jakarta Utara Soroti Keadilan dan Kemakmuran Rakyat

oleh
Tokoh masyarakat Jakarta Utara Ronny Tanuwijaya bersama Wali Kota Jakarta Utara berfoto bersama dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
18.7K pembaca

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk kembali mengevaluasi sejauh mana cita-cita kemerdekaan telah dirasakan masyarakat.

Tokoh masyarakat Jakarta Utara, Ronny Tanuwijaya, menilai cita-cita Indonesia sebagai negara yang berdaulat, adil, dan makmur masih membutuhkan upaya nyata agar dapat dirasakan seluruh rakyat.

Menurut Ronny, menyebut Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur memang mudah. Namun, tantangan sesungguhnya adalah memastikan nilai tersebut hadir dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Berdaulat, adil, dan makmur itu gampang dikatakan. Tetapi pertanyaannya, apakah rakyat kita sudah merasakan keadilan dan kemakmuran?” ujar Ronny dalam refleksinya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rabu (19/8/2026).

Ia menegaskan, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kehidupan yang layak, kesempatan yang setara, serta perlindungan dan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Ronny menyoroti masih adanya kesenjangan ekonomi, keterbatasan lapangan pekerjaan, dan persoalan akses terhadap kesejahteraan. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perjuangan mewujudkan cita-cita kemerdekaan masih harus dilanjutkan.

“Jangan sampai kemerdekaan hanya menjadi perayaan setiap tanggal 17 Agustus. Kemerdekaan harus terasa dalam kehidupan rakyat. Rakyat harus mendapatkan keadilan dan kesempatan untuk hidup sejahtera,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya pemerintah, pemimpin, dan pemangku kebijakan, menjadikan HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan nasional.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semestinya hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi atau pembangunan fisik. Hal yang tidak kalah penting adalah seberapa besar hasil pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama kelompok yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Kalau rakyat masih merasa kesulitan, masih merasa tidak mendapatkan keadilan dan belum merasakan kemakmuran, berarti perjuangan kita belum selesai,” tegasnya.

Ronny berharap semangat kemerdekaan dapat mendorong pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat persatuan serta mempercepat terwujudnya keadilan sosial.

“Indonesia sudah merdeka 81 tahun. Sekarang waktunya memastikan kemerdekaan itu benar-benar hadir dalam kehidupan rakyat,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap