Arema FC Bekuk Deltras 2-0 Jelang Super League 2026/27

oleh
Arema FC menutup rangkaian uji coba pramusim dengan kemenangan 2-0 atas Deltras FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Rabu (26/8/2026).(Sumber: ileague.id)
19.3K pembaca

Arema FC menutup rangkaian pertandingan uji coba pramusim dengan hasil positif. Singo Edan mengalahkan Deltras FC dengan skor 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Rabu (26/8/2026) sore.

Kemenangan atas Deltras menjadi hasil positif kedua Arema FC dalam rangkaian uji coba. Sebelumnya, tim asuhan Marcos Santos juga menang 2-0 atas RANS Nusantara FC.

Meski meraih dua kemenangan, Marcos Santos menilai hasil pertandingan bukan satu-satunya indikator kesiapan tim. Menurutnya, Arema FC masih berada dalam tahap membangun komposisi dan pola permainan sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Pertandingan melawan Deltras menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan pemain sekaligus mengevaluasi sejumlah aspek permainan.

Salah satu hal yang mendapat perhatian Marcos adalah performa lini pertahanan. Arema FC kembali mencatatkan clean sheet, setelah sebelumnya juga tidak kebobolan saat menghadapi RANS Nusantara FC.

“Kami masih membangun tim ini. Bagus rasanya tidak kebobolan gol. Jadi, itu cukup bagus. Kami masih membangun tim ini dan harapannya saat kompetisi dimulai, kami akan jauh lebih baik,” ujar Marcos Santos.

Dua clean sheet dalam laga uji coba tersebut menjadi modal positif bagi Arema FC sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/27. Marcos berharap performa pertahanan dapat terus berkembang ketika tim mulai menjalani pertandingan resmi.

Mauro Zijlstra Masih Butuh Adaptasi

Laga kontra Deltras juga menjadi kesempatan bagi penyerang anyar Arema FC, Mauro Zijlstra, untuk mendapatkan menit bermain bersama tim barunya.

Marcos Santos menilai kehadiran Zijlstra dapat memberikan opsi tambahan di lini depan, terutama dalam permainan di sekitar kotak penalti.

“Bagus memiliki Mauro sebagai pemain yang akan bermain di posisi yang Anda katakan, seperti di area penalti, di dalam kotak penalti. Tapi dia baru berada di sini sekitar tiga atau empat hari. Jadi, belum banyak waktu untuknya,” kata Marcos.

Pelatih asal Brasil itu menyebut Zijlstra masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan rekan-rekan barunya. Chemistry menjadi salah satu aspek yang perlu dibangun agar sang penyerang dapat memaksimalkan peluang yang diberikan tim.

Menurut Marcos, komunikasi dan pemahaman antarpemain sangat penting bagi seorang striker untuk mendapatkan suplai bola yang optimal.

“Dia masih perlu membangun chemistry dengan tim. Tapi dia juga masih muda. Semoga dalam 10 hari ke depan menjelang liga dimulai, dia akan melakukan pekerjaan yang lebih baik karena dia akan mengenal rekan setimnya lebih baik daripada sekarang,” pungkasnya.

Dengan dua kemenangan dan catatan tanpa kebobolan dalam laga uji coba terakhir, Arema FC kini memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sekaligus mematangkan permainan sebelum Super League 2026/27 resmi bergulir.

Catatan: Informasi ini dikutip dari situs resmi BRI Super League, Kamis (27/8/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap