Guruh Soekarnoputra Wafat, Menag Sampaikan Duka Cita

oleh
Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, yang wafat pada Sabtu (26/9/2026).(Sumber:kemenag.go.id)
6.8K pembaca

Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra, putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Informasi ini dikutip dari situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, Sabtu (26/9/2026).

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta memperoleh ampunan atas segala kesalahan selama hidupnya.

“Saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke Rahmatullah Mohammad Guruh Soekarnoputra. Semoga amal ibadahnya dilipatgandakan di sisi-Nya, serta kesalahan dan kekeliruannya diampuni oleh Allah SWT,” ujar Nasaruddin.

Menag juga mendoakan keluarga besar Guruh yang ditinggalkan. Ia berharap pesan dan nilai-nilai yang disampaikan Guruh selama hidup dapat terus dijaga dan diteruskan oleh keluarga.

“Semoga pesan-pesannya diindahkan oleh segenap keluarganya,” katanya.

Nasaruddin turut mengajak masyarakat mendoakan almarhum serta mengambil hikmah dari kepergian salah satu tokoh yang memiliki kiprah di bidang seni, budaya, dan kehidupan kebangsaan.

Guruh Dikenal sebagai Seniman dan Politikus

Guruh Soekarnoputra dikenal sebagai seniman, koreografer, dan pencipta lagu. Ia banyak mengangkat kekayaan budaya Nusantara melalui karya seni tari, musik, dan pertunjukan.

Karya-karya Guruh juga membawa pesan tentang kebangsaan dan kecintaan terhadap Indonesia. Selain berkarya di bidang seni dan budaya, Guruh pernah terjun ke dunia politik dan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menutup pernyataannya, Nasaruddin kembali menyampaikan doa bagi almarhum dan mengajak masyarakat untuk memohon ampunan kepada Allah SWT.

“Semoga Allah mengampuni kita semuanya. Selamat jalan, tokoh yang kita cintai,” ucap Nasaruddin.

Sumber: kemenag.go.id

Catatan: Informasi ini dikutip dari situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, Sabtu (26/9/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap