Wastraloka di Vertu Harmoni Jakarta Padukan Batik, Fashion, dan Kuliner Nusantara

oleh
Wastraloka di Vertu Harmoni Jakarta menghadirkan peragaan busana batik, kuliner Nusantara, seni, serta kegiatan yang membawa pesan inklusivitas dalam rangka Hari Batik Nasional.
4.7K pembaca

Vertu Harmoni Jakarta menggelar Wastraloka dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional. Kegiatan yang berlangsung di Voyage Restaurant, lantai 5 Vertu Harmoni Jakarta, Minggu (27/9/2026), memadukan fashion, kuliner, seni, budaya, dan kepedulian sosial.

Wastraloka dikemas dalam bentuk trunk show dan buffet lunch dengan menampilkan karya Alleira Batik, Coreta Louise, dan Sasya Tranggono. Acara tersebut juga melibatkan Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) dan Wonderful Warriors untuk menghadirkan ruang yang lebih inklusif.

Salah satu karya yang ditampilkan dalam trunk show adalah kebaya Noni karya Coreta Louise dengan material kain batik Alleira Batik. Karya tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan Sasya Tranggono sehingga memadukan desain busana, wastra, dan unsur seni.

Director of Marketing and Communication Vertu Hotel Harmoni Jakarta, Roman Soleh, mengatakan Wastraloka menjadi bagian dari upaya mengapresiasi batik dan kekayaan budaya Indonesia.

“Wastraloka kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi terhadap batik dan kekayaan budaya Indonesia, khususnya dalam momentum Hari Batik Nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa batik dapat hadir dalam berbagai bentuk pengalaman, mulai dari fashion, kuliner, seni hingga lifestyle,” ujar Roman.

Menurut Roman, kolaborasi dengan kreator dan komunitas diharapkan dapat mempertemukan karya budaya dengan masyarakat dalam suasana yang inklusif.

Kuliner Nusantara dengan Sentuhan Modern

Selain fashion, kuliner menjadi salah satu bagian utama Wastraloka. Chef Vallerian dan Chef Alan dari Vertu Harmoni Jakarta menyiapkan berbagai menu yang mengangkat cita rasa Nusantara dengan teknik dan penyajian modern.

Chef Vallerian menghadirkan sejumlah hidangan, di antaranya Nasi Goreng Ujung Pandang khas Makassar, Ikan Pari Asap dengan Sayur Daun Singkong, Sop Buntut, Ayam Pelalah, serta Nasi Bali yang terdiri atas nasi kuning Bali, ayam pelalah, urap, dan sate lilit.

Sejumlah menu fusion juga disajikan, seperti Rendang Sushi Roll, Urap Sushi Roll, Balinese Chicken Sushi Roll, dan Pizza Ayam Rica-Rica.

Sementara itu, Chef Alan menghadirkan hidangan penutup yang terinspirasi dari jajanan dan makanan tradisional Indonesia. Menu tersebut meliputi Pisang Rai, Klepon Choux, Coconut Cheesecake, dan Cendol Panna Cotta.

Berbagai kreasi tersebut memadukan cita rasa makanan Nusantara dengan teknik pengolahan dan penyajian modern.

Libatkan Yayasan Kanker Anak Indonesia

Wastraloka juga membawa pesan kepedulian sosial melalui keterlibatan Yayasan Kanker Anak Indonesia.

Vice Chairman II Yayasan Kanker Anak Indonesia, Ruth Susiana Setiabudi, hadir bersama dua anak penyintas kanker, Syakina Abelia dan Haikal Arshavin, serta perwakilan Wonderful Warriors.

Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kisah dan perjuangan anak-anak dalam menjalani pengobatan kanker sekaligus membangun kepedulian terhadap anak-anak dengan kanker.

Rangkaian Wastraloka kemudian ditutup dengan penampilan Bryan Zaparta yang membawakan sejumlah lagu Top 40 dan karya orisinalnya.

Melalui Wastraloka, Vertu Harmoni Jakarta memadukan batik, fashion, kuliner Nusantara, seni, musik, budaya, dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian acara.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana batik dan kekayaan budaya Indonesia dapat dikemas dalam pengalaman yang lebih modern tanpa meninggalkan unsur tradisi.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap