Jakarta, skstsindonews – Pembangunan rehabilitasi sekolah SDN Negeri 03 – 04 jalan Tembaga Kelurahan Harapan Mulia Kecamatan Kemayoran mengakibatkan rumah warga sekitar terkena dampak karena proses pembangunan tidak menjaga faktor safety lingkungan sekitar.
Kaca rumah warga disekitar pecah akibat alat sarana pekerja menimpa rumah. “Ini mengakibatkan warga sekitar berang oleh pengawas maupun pekerjaan Sudin Pendidikan Kota Jakarta Pusat tidak melihat faktor resiko lingkungan,” ujar Hilmi (45) warga terkena dampak, Rabu (11/12/19).
“Rumah saya pecah kacanya selain pekerjaan itu tak kenal waktu selain bising dengan dipenuhi debu semen mengakibatkan warga banyak keluh kesah hingga ada warga masuk rumah sakit,” umpatnya.(11/12)
Dia menambahkan, “Debunya ampun sudah jelas menganggu akibat tak ada jaring selain dan K3 pembangunan itu tidak memenuhi standar keselamatan lingkungan.”
Hilmi juga menyayangkan sikap Lurah Harapan Mulia Arbi Novianto yang dianggap kurang responsif. “Seharusnya peka kondisi warga selain pembangunan rehabilitasi gedung SDN 03-04 jelas menjadi gangguan lingkungan,” ujarnya.
Dirinya berharap Lurah Harapan Mulia bisa tanggap menyikapi keluhan warga akibat pembangunan tersebut. “Dia itu pimpinan wilayah, walaupun dirinya saat tahu pembangunan pihak ketiga melakukan pekerjaan rehabilitasi karena kejar tayang seperti bondowoso harus tuntas karena tutup tahun,” tandas Hilmi.
(Nanorame)
Pembangunan SD 03 – 04 Harapan Mulia, Bikin Kesal Warga
28.5K pembaca






