Back

Media Terpercaya

Ada Yang Teriak Lockdown, Joshua: Siapkah Kita Lockdown?

Jakarta, sketsindonews – Wabah Covid19 terus melebar, tercatat hingga hari ini sudah ribuan warga yang positif terpapar virus yang bermula di Cina tersebut.

Untuk memutus rantai penyebaran virus mematikan tersebut, pemerintah pusat memberikan himbauan untuk Social Distancing atau mengurangi kegiatan di luar rumah. Dalam kondisi ini ada juga pihak yang menginginkan Lock Down.

Menanggapi isu Lockdown tersebut, salah satu tokoh pergerakan Joshua Napitupulu secara tegas mempertanyakan kesiapan negara untuk Lockdown.

“Siapkah kita Lockdown?,” kata Joshua memulai pembahasan saat dihubungi, Sabtu (28/3/20).

Ketua Gerakan Relawan Untuk Demokrasi (Garuda) ini memaparkan bahwa syarat Lockdown adalah Rakyat harus patuh, aparat tegas dan keras, kebutuhan pokok tersedia, selanjutnya makanan dan minuman ditanggung secara gratis untuk warga tidak mampu, serta tidak boleh keluar rumah kecuali alasan yang darurat.

LOCKDOWN = CHAOS

“Akan terjadi kepanikan dalam masyarakat, akan terjadi rush di Bank dan pasar-pasar, PHK dimana-mana, kebutuhan pokok dan bahan makananan jadi langka dan harga pasti melonjak naik, bursa crash, serta Rupiah anjlok,” papar pria yang akrab disapa Bang Jo ini.

Menurut Joshua, pihak-pihak yang menyarankan Lockdown mungkin tidak mengetahui bengisnya orang lapar. “Orang lapar sensinya tinggi, hanya soal perut orang bisa baku bunuh,” katanya.

“Baru diumumkan 1 hari adanya pasien Corona di Indonesia sebagian orang-orang lansung panik kayak kesurupan belanja gila-gilaan, masker dan hand sanitizer tetiba langka di pasaran sampai saat ini dan harganya melonjak naik. Bagaimana soal makanan dan kebutuhan pokok langka dipasaran dan harga-harga melonjak naik, bayangkan apa yang akan terjadi,” tambahnya, yang juga kembali menegaskan, “Membiarkan rakyat kelaparan itu bukan solusi.”

Beda Dengan Negara Lain

Lanjut Joshua, berbeda dengan negara-negara lain, lockdown di Indonesia bukanlah hal yang mudah, karena berkaitan dengan ketertiban dan juga kepatuhan kepada pemerintah.

“Ini Indonesia, apakah di Indonesia pola pikir dan pola hidup masyarakat sudah maju semua?, mental warga negara Indonesia masih jauh dari siap,” ujarnya.

“Mengajak hidup bersih dan taat aturan ke masyarakat aja masih susah gimana mau lockdown, jadi sekarang biarkanlah Presiden Jokowi dan ahli-ahlinya bekerja serta memutuskan,” tegasnya.

Saat ini, saran Joshua yang terpenting adalah jaga stamina dan kesehatan dengan makan teratur, istirahat yang cukup, minum air putih dan vitamin.

“Bagi pasien yang sudah tertular Corona tetap semangat dan boleh kembali pulih sedia kala. Tuhan menyertai anda dan kita semua, serta bagi pasien dan petugas medis yg meninggal karena virus Corona saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.

(Eky)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.