Home / Artikel / Debat Capres Putaran Pertama Hanya Retoris Terkait Penekanan Hukum dan HAM

Debat Capres Putaran Pertama Hanya Retoris Terkait Penekanan Hukum dan HAM

Jakarta, sketsindonews – Pengamat sekaligus Praktisi Hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menyatakan, debat Capres kedua pasangan lebih tertumpu pada konsep saja atau retoris dengan tidak yang terhambatnya pada substansi pertanyaan yang berlangsung di gedung Bidakara tadi malam. (17/1)

Ada beberapa pertanyaan yang menjadi bisa kita ulas untuk di ketahui bagi publik, misalnya.

Debat pertama soal Hukum, Ham, Korupsi dan Terorisme, nampaknya ada dua pendekatan yang berbeda. Pranowo – Sandi lebih mendekati persoalan pada pendekatan kesejahteraan dan fungsi, sementara Jokowi – Mahruf lebih mendekati permasalahan dari pemecahan secara persuasif secara normatif saja.

Soal tumpang tindihnya peraturan per UU an, Prabowo – Sandi mendekatinya dengan optimalisasi lambaga yang sudah ada spt BPHN, tetapi di pihak lain Jokowi – Mahruf justru mendekatinya dengan membentuk lembaga baru karena lembaga yang ada dianggap tidak berfungsi.

Soal strategi ketegasan Hukum vs HAM, dua duanya menjawab tidak pada persoalannya, Jokowi -Mahruf meresponnya dengan pernyataan jangan membenturkan antara ketegasan hukum dan HAM, sementara Prabowo – Sandi meresponnya akan memecat aparat yang menyimpangi HAM (padahal penegakan hukum itu janhan harus didasarkan pada penghormatan HAM)Prabowo – Sandi selain menekankan pada kesejahteraan juga kepemimpinan Presiden sebagai Chief of Law Envorcement (CLE) presiden yang hadir jika penegakan hukum tidak berjalan dengan baik. sementara Jokowi menekankan pada peranan sistem hukum dan regulasi yg ada lepas dari kelemahannya.

Sementara Prabowo – Sandi kurang mengelaborasi pernyataannya, seharusnya CLE dalam pengertian memastikan bhwa hukum bekerja dengan baik sesuai dengan tracknya dan tidak melanggar HAM, bukan dalam pengertian intervensi harus begini harus begitu.

Kesemuanya dalam kerangka penegakan Hukum yg menghormati HAM. Presiden harus hadir dalam kemacetan penegakan hukum, spt macetnya kasus Novel Bawesdan,

reporter : nanorame

Check Also

Festival Olahraga Rakyat Laksanakan Pembinaan Potensi Lokal

Celotebangnano, Sketsindonews – Suku Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Jakarta Jakarta melalui Kasi Olahraga …

Watch Dragon ball super