Home / Artikel / Dituduh Ambil Tas, Pasutri Ini Cari Keadilan

Dituduh Ambil Tas, Pasutri Ini Cari Keadilan

Jakarta, sketsindonews – Dituduh mencuri tas berisikan sejumlah uang, Sofyan dan Nurwijayanti, pasangan suami istri (Pasutri) cari keadilan ke Polres Jakarta Timur dan Polsek Cakung Timur.

Nurwijayanti yang berprofesi sebagai buruh cuci menceritakan bahwa awal kejadian itu, saat Sk mantan ibu Rt di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung Timur kehilangan tas berisikan sejumlah uang, pada Rabu, 10 Mei 2017 lalu.

Nurwijayanti yang akrab disapa Bunda memaparkan bahwa pada hari itu seperti biasa rumahnya selalu kosong, karena dua anaknya sekolah dan suami bekerja sebagai Tukang ojek.

“Waktu itu rumah aku kosong dari sekitar jam 06.30 pagi sampai siang Jam 12.00, soalnya anak yang Sd pulang jam 12.00,” ujar Bunda saat ditemui di kediamannya, Selasa (16/5).

Menurutnya saat itu sekitar jam 2 siang, dia pulang setelah menyelesaikan kerjaan pada salah satu rumah warga. “Pas sampe rumah aku kaget, ko ga ada orang, sampe ada tetangga yang bilang kalau anak sama suami lagi disidang sama Rt,” ujarnya menceritakan.

Saat ditempat warga dan pemilik tas berkumpul, dia mengaku heran tas yang dipermasalahkan bisa sampai ada dirumahnya. Serta dia juga heran dengan pengakuan Sk yang berbelit-belit. “Kata tetangga pas baru hilang, bilangnya isi tas itu ada 17 juta, tapi di depan Rt bilangnya 25 juta dan tersisa 4 juta ditas,” ungkapnya.

Selain itu dia juga merasa heran dengan hadirnya Aparat TNI pada hari itu. “Itukan suaminya TNI, trus malah manggil Anggota TNI, bukannya polisi,” ujarnya.

Lebih jelas, bunda menceritakan bahwa saat di persidangkan tersebut dia sempat bertanya kepada pemilik tas, bagaimana dia bisa mengetahui bahwa ada tas mililiknya di rumah bunda. “Dia (Sk) sempat bilang bahwa ada anak-anak yang liat, tapi pas ditanya, anak itu bilang kalau dia disuruh Sk untuk mengambil gambar melalui Handphone, saat anak saya udah pulang sekolah,” jelasnya.

Berdasarkan apa yang telah dialami, Nurwijayanti bersama suaminya Sofyan pada, Selasa 16 Mei 2017 mencoba mencari keadilan ke Polsek Cakung Timur.

Pada hari yang sama, Dita Penyidik Polsek Cakung Timur, membenarkan bahwa telah ada yang Pasutri yang datang ke Polsek namun masih dalam tahap konsultasi.

“Iya tadi ada, tapi baru sekedar konsultasi, karena tadi tidak bawa SPK” ujar Dita singkat. (Eky)

Check Also

Kompleksitas Kadis LH DKI “Truck Sampah DKI Dikandangkan Pemkot Bekasi”

Jakarta, sketsindonews – Kembali persoala klasik mumcul dimana truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta dirazia …

Watch Dragon ball super