Back

Media Terpercaya

IPW Pertanyakan Kinerja Intelijen Polda Kalbar

Jakarta, sketsindonews – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mempertanyakan kinerja jajaran intelijen di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat.

Pertanyaan itu muncul  kata Pane, lantaran konon kabarnya Djoko S Tjandra sempat berada di Kalbar bersama Brigjen Prasetijo Utomo.

Dikatakannya, jika pengawalan itu atas inisiatif Brigjen Prasetijo, lanjut Neta, tentunya saat Djoko Tjandra muncul di Bandara Pontianak sudah ditangkap oleh Kapolda Kalbar, mengingat pangkat Kapolda lebih tinggi dari Prasetijo.

“Apabila Kapolda Kalbar tidak tahu bahwa Djoko Tjandra muncul di wilayah tugasnya, ini akan lebih aneh lagi. Sebab akan menjadi pertanyaan, kenapa Kapolda Kalbar tidak tahu? Ada apa dengan cara kerja intelijen di Polda Kalimantan Barat sehingga mereka tidak bisa mendeteksi kemunculan seorang buronan kakap di wilayah tugasnya?” kata Neta, Selasa (21/7/20).

Neta pun mendesak agar Mabes Polri menjelaskan secara transparan tentang aksi pengawalan Brigjen Prasetijo terhadap Djoko Tjandra dan kenapa Kapolda Kalimantan Barat membiarkan serta tidak menangkap buronan kakap yang sudah buron selama 11 tahun tersebut.

“Agar mata rantai kasus Djoko Tjandra ini terungkap terang benderang dan para pejabat Mabes Polri tidak membuat misteri baru dalam kasus Djoko Tjandra, Menko Polhukam perlu agresif mengawasi kinerja Polri,” tandas Neta.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.