Home / Berita / Kasus Geng Motor Jatiwaringin, Dakwaan Jaksa Banyak Celah
Riesqi Rahmadiansyah (Kuasa hukum) saat memberi keterangan terhadap media usai persidangan, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (08/8). (Dok. sketsindonews.com)

Kasus Geng Motor Jatiwaringin, Dakwaan Jaksa Banyak Celah

Jakarta, sketsindonews – Kuasa Hukum Terdakwa kasus keributan warga dengan geng motor di Jatiwaringin yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, Riesqi Rahmadiansyah mengatakan bahwa dakwaan jaksa kepada kliennya banyak celah.

“Terkait bukti-bukti tidak ada, keragu-raguan penyidik dan jaksa menunjukkan ada pelaku utama, yuk kita cari pelaku utamanya,” kata Riesqi usai persidangan dengan agenda dakwaan, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (08/8).

Seperti dalam dakwaan, bahwa ada salah satu terdakwa yang dinyatakan melempar dengan batu bata, juga menjadi hal yang dipertanyakan Riesqi. “Perannya dimana, fokus utamanya dimana?,” ujarnya.

Lebih jauh, Riesqi menyayangkan sikap kepolisian yang justru menangkap warga yang saat itu jelas sedang menjaga kampung dengan instruksi dari pihak-pihak terkait setempat.

Dan menurut Riesqi penjagaan tersebut dilakukan setelah seminggu sebelum kejadian, salah satu warga setempat ada yang mendapat serangan dari sejumlah pengendara motor yang diduga adalah geng motor. Selanjutnya melalui media sosial berjanji akan melakukan penyerangan lagi.

“Seminggu sebelumnya salah satu warga, ada yang dibacok, tapi perkaranya tidak naik,” ungkap Riesqi.

Dia menyatakan bahwa apa yang terjadi saat ini, “Bukan mencabut akar, tapi malah menambah masalah.”

Terkait esepsi yang akan dilakukan dalam persidangan selanjutnya, Riesqi berharap dapat diterima. “Kami berharap esepsi diterima, dan anak-anak harus pulang,” harapnya.

Sebelumnya pada mei lalu, ada 8 warga jatiwaringin yakni Muhammad Yusfa Rasyid, Phari Kesit, Mitra Cakra Kencana, Supriyanto, Alfi Hidayat, Adhitiya Cahya R., Arif Fadhila, dan Adnan Faridzi diamankan dengan dugaan telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan Fajar Muhammad Risqi meninggal dunia saat terjadi keributan warga dengan geng motor di Jatiwaringin.

(Eky)

Check Also

Terdakwa Ijazah Palsu Dituntut 9 Tahun Denda 1 Miliar

Jakarta, sketsindonews – Kuasa hukum korban ijazah palsu yang diterbitkan Sekolah Tinggi Injili Arastamar atau …

Watch Dragon ball super