Kepala UP Terminal Pulogebang: “kwk susah move on”

oleh
oleh

Nurhayati juga menambahkan bahwa dalam pelayanan supir kwk, ada penumpang yang di mintai tarif sampai sebesar Rp 20.000,-.

“Sudah waktunya kwk berbenah diri.  Saya berpikir untuk memudahkan pelayanan saja, apalagi malam hari jauh sekali (penumpang), kasihan penumpang. Tuhan tau hati saya sungguh-sungguh melayani penumpang. Apa lagi dari Jawa semua bawa barang banyak,” paparnya.

Dia mengakui saat ini masih megalami keterbatasan petugas, karena hanya ada 12 orang.

“lihat mas, bagaimana kelakuan supir kwk, susah diajak move on, masa pasang spanduk aja ga boleh. spanduk rute. Darimana penumpang tau info jurusan busway kalau spanduk (petunjuk jalur busway) aja dilarang, kwk kalau mau buat spanduk, silahkan aja,” ungkapnya.

“toh di beberapa tempat kami juga buatkan info semua trayek yang ada di pulogebang,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.