Home / Apa Kata Mereka / Mr. Kus Terpilih Ketua RW 06 Kartini, Sebuah Pesan Moral Bagi Pamong Wilayah

Mr. Kus Terpilih Ketua RW 06 Kartini, Sebuah Pesan Moral Bagi Pamong Wilayah

Jakarta, sketsindonews – Kusyanto kembali menjadi Ketua RW 06 Kelurahan Kartini Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat setelah secara aklamasi warga RT dan elemen warga mendukung secara penuh untuk kembali menjadi pamong warga periode 2019 – 2023.

Siapa Kusyanto

Kusyanto sosok RW dari sekian banyak RW di Kartini yang selalu vocal dalam mendorong pelayanan maupun pembangunan wilayah secara kritik konstruktif.

Banyak hal warga terbantu dengan kritisnya dia sehingga banyak RW lain melakukan konsultatif dalam merubah wilayah Kartini, ujar Tri Wahyuni (35) warga Kartini. (9/3)

“Dalam melayani warga Kusyanto tak memilih latar belakang apapun ras dan agamanya.”

Sambung Tri, apalagi kaum emak – emak dan pemuda kerap kali berdiskusi di warung indomie Edy sebagai posko kreasi kumpulnya pemuda Kartini, ucapnya.

Kusyanto akrab sapa warga memanggil Mas Kus usai pemilihan mengatakan, menjadi pamong RW bagi warga bukan mencari untung, namun perlu dedikasi dan moral dalam menjunjung harkat martabat lingkungan sekitar.

“Sudah tak model jadi RW harus untung karena warga semakin kritis dalam cakupan lingkup sosiologi masyarakat yang heterogen.”

Isu lingkungan, perbaikan know sangat penting dalam.membuat warga untuk selalu menjunjung kekompakan serta guyub. Jika ini terbentuk menjadi satu upaya menggerakan potensi dalam bersenergi bersama pemerintah DKI Jakarta, tukasnya.

Kritisi Pelayanan Warga

Namun dirinya mengkritisi pemerintah Kelurahan responsiv wilayah harus reaktif dalam dinamika masyarakat di Kartini.

Layani warga dengan baik dan kreatif dalam segala pengaduan warga (PTSP) bukan bicara benar atau salah, tapi informasi dari warga sangat penting, kata Kus.

Secara terpisah Anggota Dewan Kota Sawah Besar definitif Dede Sulaeman menambahkan, apa yang dikatakan mas Kus sebuah hal wajar terkait kekinian warga perlu layanan yang aspiratif.

“Seluruh stake holder mulai dari perangkat RT – RW terutama PTSP menjadi ujung tombak dalam segala aspek, artinya ruang waktu bagi pelayanan sangat besar menjadi sebuah tuntutan masyarakat perkembangan dinamika pembangunan di Jakarta, tutup Dede.

nanorame

Check Also

Yuski Pasien Jantung, Memiliki JKN – KIS Tak di Bedakan

Jakarta, sketsindonews – Sosok pasien bernama Yuski Putra baru saja menjalani perawatan di Rumah Sakit …

Watch Dragon ball super