Pasar Lenggang Mau Rampung. Mampukah Tampung Realokasi PKL

Jakarta sketsindonews – Camat Kemayoran Jakarta Pusat Herry Purnama masih kuatir pasar wisata lenggang Kemayoran seandainya sudah selesai dengan tidak adanya penampungan yang maksimal terhadap konsep realokasi, ujarnya saat ditemui sketsindonews.com.

Hal ini kata Herry, di sebabkan kebutuhan akan realokasi serta penempatan kuliner juga belum jelas dalam tata layout serta jumlah pedagang.(6-12-2016)

Target realokasi juga harus mencakup PKL Jiung Kemayoran untuk kita pindahkan keberadaan mereka kepasar Lenggang, tapi itukan domainnnya Sudin UMKM Jakarta Pusat, imbuhnya.

Sementara Kasudin UMKM Bangun Richard menurut informasi yang di terima sketsindonews.com sempat melihat pembangunan pasar Lenggang yang di lakukan oleh CSR Sosro sebelumnya.

Sebelumnya Bangun Richard pernah mengatakan, kami menunggu realokasi PKL Jiung untuk bisa masuk nantinya ke pasar lenggang Kemayoran, terangnya.

Walaupun data itu katanya sudah ada pedagang yang didata, apakah itu dari PKL jiung, kita belum tahu.

Secara terpisah Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat Bayu Sudarmadji menyikapi, pasar lenggang jadi artinya jangan nanti menimbulkan masalah baru terhadap penempatan realokasi (tempat) berdagang.

Selain pula kerawanan pungli oleh pihak ketiga atau koordinator lapangan pengelolaan, tukasnya

“Penampungan terbatas minat banyak ini pasti rawan oleh kepentingan kesempitan dalam kesempatan, itu pasti ada, ujar Bayu.(Nr)