Home / Artikel / Pemprov DKI Harus Jaga Konsistensi Satpol PP Berjaga Mengamankan Penyegelan Pulau Reklamasi

Pemprov DKI Harus Jaga Konsistensi Satpol PP Berjaga Mengamankan Penyegelan Pulau Reklamasi

Jakarta, sketsindonews – Sejak dilakukan penyegelan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anles Baswedan pada 7 Juni 2018, Pulau C dan D di kawasan proyek reklamasi Teluk Jakarta langsung dijaga para personel Satpol PP DKI secara bergantian.

Pengamanan pun makin ditingkatkan menyusul pencabutan izin 13 pulau reklamasi pada Rabu (26/9) lalu.

Penjagaan atas kawasan proyek reklamasiTeluk Jakarta, khususnya Pulau C dan D yang sudah berdiri ratusan unit bangunan ini berdasarkan Instruksi Kepala Satpol PP DKI Jakarta Nomor 43 tentang Pengamanan 1×24 jam Kawasan Pulau Reklamasi Teluk Jakarta.

Penjagaan oleh Satpol PP DKI Jakarta itupun langsung instruksi yang di tanda tangani Kepala Satpol PP DKI Wahyu Yani Purwoko.

Sebanyak 60 personel Satpol PP dikerahkan untuk menjaga pulau-pulau reklamasi secara bergantian selama 24 jam.

Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Ketua Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah mengingatkan penjagaan atau penyegelan seharusnya pemprov DKI harus siap dan konsitensi agar ‘nutrisi’ untuk puluhan personel Satpol PP harus diperhatikan secara serius.

“Nutrisi’ yang dimaksud adalah suplai makanan serta jaminan keamanan untuk mereka terkait kerawanan pihak lain yang dimaksud.

“Tugas yang diemban Satpol PP yang menjaga pulau-pulau reklamasi sangat berat. Apalagi potensi gangguan dari pihak pengembang yang merasa dirugikan dengan kebijakan gubernur. Sehingga ‘nutrisi’ mereka tidak boleh asal-asalan,” kata Amir di Jakarta, Senin (2/10).

Di Pulau D tercatat sudah ada 932 unit bangunan, yang terdiri dari 212 unit rukan dan 409 rumah tinggal yang telah selesai, serta 311 unit rukan dan rumah tinggal yang belum selesai. Sementara untuk pulau C masih dalam tahap pembangunan.

“Pengawasan harus maksimal. Jangan sampai ada pelanggaran yang mengangkangi kebijakan Gubernur,” antara fakta dan di laoangan tak sesuai yang menjadi perintah Gubernur Anies, ujar Amir. 

Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko sudah mengerahkan kekuatan maksimal untuk melaksanakan dan mengawal kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait penghentian total proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

“Kekuatan full kami kerahkan agar tidak ada lagi kegiatan apapun di sana,” kata Yani di Balalkota DKI Jakarta, Rabu (26/9).

Yani mengharapkan seluruh pihak agar mematuhi kebijakan Gubernur DKI soal reklamasi karena itu sudah perintah.

“Jangan ada lagi kegiatan. Kalau melanggar, kami langsung tegakkan aturan,” tegas Yani.

reporter : nanorame

Check Also

Bawaslu Harus Cermati Reuni Aksi Persaudaraan 212 Yang Akan di Gelar di Monas

Jakarta, sketsindonews – Alumno 212 akan kembali menggelar aksi yangvrencananya akan menggelar di lapangan Monas …

Watch Dragon ball super