Back

Media Terpercaya

PSBB Di DKI Jakarta, Pengamat: Aparat Harus Tegas Menjalankan Aturan di Masyarakat

Jakarta, sketsindonews – Telah diputuskan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara tekhnis Jumat (10/4/20) akan dilakukan pemantauan sekaligus pihak petugas gabungan terdiri dari unsur 3 pilar mulai menjalan kan tugas di tengah masyarakat.

Dalam pantauan sketsindonews masih banyak para PKL lakukan “out standing” dilahan untuk lakukan kegiatan ekononi selain pula kumpulan masyarakat dijalan kini masih berseliweran.

Proses sosialisasi oleh pemda DKI mulai Kelurahan Kecamatan sudah dilakukan secara detail terkait himbauan PSBB secara luas oleh perangkat institusi di wilayah DKI Jakarta

Menurut Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna mengatakan, aturan PSBB di DKI bisa berjalan dengan hanya dengan penegakan atauran yang dijalankan tanpa pandang bulu oleh aparat sebagai garda terdepan utamanya TNI dan Polri, tandasnya.

“Hanya aparat TNI – Polri PSBB dijalankan dengan baik secara luas pada kisi kehidupan pada lingkungan maupun jalan fungsi publik.”

Kedua, bagaimana pemda DKI semestinya melakukan optimalisasi secara kelembagaan terhadap instrumen dari berbagai kalangan untuk terus melakukan PSBB ditengah masyarakat dengan tetap memfungsikan gate community yang sudah terbanguj baik sarana kesadaran penggunaan masker serta budaya cuci tangan diair yang mengalir.

Menghadapi ini semua pemda DKI Jakarta harus tegas menjalankan bantuan bansos nagi terkena dampak untuk dijadikan satu ketegasan bagi masyarakat yang patuh, jika tidak patuh dalam satu wilayah maka tindakan pemerintah jangan memberikan bansos tersebut, terang Yayat

Tambah Yayat, kegiatan ini PSBB secara lokal bisa dijalankan semestinya oleh warga mulai RT-RW, tokoh agama dalam lingkup tinggal karena program aturan ini bisa berjalan dari peran masyarakat aktif untuk menghambat interaksi berlebihan sehingga polarisasi PSBB benar – benar efektif selma 14 hari, tutup Yayat.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.