Home / Artikel / Sampah Berserakan, Lurah Penggilingan Akui Keterbatasan Armada Kebersihan

Sampah Berserakan, Lurah Penggilingan Akui Keterbatasan Armada Kebersihan

Jakarta, sketsindonews – Pemandangan kumuh terlihat jelas di komplek Pusat Industri Kecil (PIK) jalan Penggilingan Cakung, Jakarta Timur. Sampah warga yang tidak terangkut oleh armada dinas kebersihan menjadi penyumbang besar gunungan sampah yang tidak jauh dari perumahan warga.

Dari pantau sketsindonews.com dilapangan, sampah menguasai badan jalan dan tercium aroma bau tak sedap, serta banyak dihinggapi lalat.

Menurut lurah Penggilingan, Usdiyati, terkait proses pengakutan yang tidak sesuai waktu dan terkendala oleh truk milik Pemerintah daerah dibawah naungan dinas kebersihan DKI Jakarta, diduga karena kurangnya disiplin petugas angkut sampah keliling sangat mengganggu akses pengguna jalan.

“Kita-kan menurut info dari kasie kebersihan armada terbatas,biasanya tiap sore (diangkut). Mobil dari jakarta berhari-hari, saya selalu berkoodinasi dan petugas pembuang sampah buang didepan (dipo penampungan sampah). Disopel yang berceceran pakai mobil (dirapihkan menggunakan alat berat),” kata Usdiyati saat temui dikantornya, Rabu, (2/11).

Lebih lanjut, Usdiyati juga menjelaskan dirinya kerap melaporkan kondisi kebersihan di Penggilingan kepada Kepala seksi keberbersihan.
Diperkirakan oleh Usdy, tempat pembuangan sampah akhir yang beralamat di Bantar Gebang, Bekasi telah melebihi kapasitas, sehingga alat pengangkut sampah milik dinas yang berwarna orange mengalami antrian.

“Bapak bisa berkoordinasi dengan Pak Sigit (kasie sudinkes, Cakung). ini menurut info dari Bapak Sigit antri dari Bantar Gebang dan volume sampah kebanyakan dan kami tiap hari senin ada rakor dari instansi terkait,” imbuh lurah Penggilingan. (Dw)

Check Also

Pedagang Ex Import Baju Senen Tak Tuntas, Pantaskah Keberadaan di Trotoar

Jakarta,sketsindonews – Pendestrian jalan Senen Raya (Ex Kebakaran) hingga kini sulit di sterilkan keberadaan pedagang …

Watch Dragon ball super